2 months ago

festival anak sholeh di mathlaul huda

Header Image
ELSA AWWALUL FARIHAH

230202110163 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.27

 http://kkm-27-argantara.blogspot.com/2026/01/festival-anak-sholeh.html?m=1      Desa Wangkal Lor, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, kembali menjadi ruang belajar yang hangat bagi kami selama menjalani Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM). Desa ini tidak hanya menawarkan udara sejuk dan suasana pedesaan yang tenang, tetapi juga kehidupan sosial yang akrab dan penuh kebersamaan. Salah satu momen paling berkesan selama KKM adalah keterlibatan kami dalam Festival Anak Sholeh Yayasan Mathla'ul Huda dalam rangka memperingati Isra Mi'raj yang dilaksanakan pada 25 Januari 2026. Sejak beberapa hari sebelum acara puncak, semangat para pelajar sudah terasa melalui aktivitas kreatif yang mereka lakukan, salah satunya membuat payung hias sebagai simbol keceriaan dan ekspresi diri.



 



Persiapan festival dimulai jauh sebelum hari H. Kami mendampingi para pelajar Yayasan Mathla'ul Huda saat mereka menuangkan ide-ide kreatif ke atas payung polos yang kemudian disulap menjadi payung hias penuh warna. Ada yang menggambar masjid, bintang, kaligrafi sederhana, hingga simbol-simbol keislaman yang mereka pahami dengan cara mereka sendiri. Suasana kelas berubah menjadi ruang seni yang hidup. Tawa, cerita polos anak-anak, dan tangan-tangan kecil yang sibuk mewarnai menjadi pemandangan yang sederhana namun menghangatkan hati. Sebagai pendamping, kami tidak hanya membantu secara teknis, tetapi juga memberi semangat agar mereka percaya diri dengan hasil karyanya.



 



Pada hari pelaksanaan festival, desa terasa berbeda. Sejak pagi, para pelajar berkumpul dengan wajah ceria sambil membawa payung hias hasil kreasi mereka. Kegiatan diawali dengan pawai berkeliling desa, di mana anak-anak berjalan bersama dengan tertib, diiringi senyum bangga dan antusiasme yang sulit disembunyikan. Warga desa menyambut hangat, ada yang keluar rumah hanya sekedar pengganti tangan, ada pula yang mengabadikan momen dengan ponsel. Pawai sederhana ini menjadi bentuk perayaan yang dekat dengan masyarakat, sekaligus sarana mengenalkan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan terhadap lingkungan sekitar.



 



Kolaborasi antara pihak yayasan, mahasiswa KKM, dan masyarakat desa menjadi kunci suksesnya kegiatan ini. Guru-guru dan pengurus yayasan memberi Arah, kami mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung, sementara masyarakat memberikan dukungan moral yang membuat suasana semakin meriah. Di lapangan, tentu ada dinamika yang muncul. Anak-anak yang kelelahan, payung yang rusak, atau barisan yang mulai tidak rapi menjadi tantangan kecil yang justru mengajarkan kami tentang kesabaran dan kerja sama. Semua itu teratasi dengan komunikasi sederhana dan saling pengertian.



 



Dampak dari Festival Anak Sholeh ini terasa bukan hanya pada hari pelaksanaannya. Bagi para pelajar, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga untuk kreativitas, belajar percaya diri, dan memahami makna peringatan Isra Mi'raj dengan cara yang menyenangkan. Mereka belajar bahwa perayaan keagamaan tidak selalu harus kaku, tetapi bisa dikemas secara kreatif dan penuh makna. Bagi masyarakat, kegiatan ini mempererat hubungan sosial dan menghadirkan suasana desa yang hidup dan harmonis. Sementara bagi kami sebagai murid, pendampingan ini mengajarkan arti hadir dan membersamai, bukan sekedar mengatur atau mengarahkan.



 



Menutup rangkaian kegiatan tersebut, saya pribadi merasa Festival Anak Sholeh ini menjadi salah satu wujud nyata pengabdian yang sederhana namun bermakna. Ada rasa lelah, tetapi terbayar oleh senyum anak-anak dan kebanggaan mereka membawa payung hias keliling desa. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan dikembangkan di tahun-tahun berikutnya, dengan melibatkan lebih banyak kreativitas dan partisipasi masyarakat. Dari Desa Wangkal Lor, kami belajar bahwa pengabdian tidak selalu tentang program besar, tetapi tentang kehadiran yang ketulusan, kebersamaan, dan kenangan baik yang tumbuh dari hal-hal sederhana. http://kkm-27-argantara.blogspot.com/2026/01/festival-anak-sholeh.html?m=1