3 months ago

Kakak KKM Jagadhita Amarta Hadir, Semangat Mengaji Anak - Anak Toyomarto Kian Menyala

Header Image
FATMA NURUL ROKHIMAH

230202110124 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.90

SINGOSARI, MALANG -- Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 90 "Jagadhita Amarta" UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menunjukkan dedikasinya dalam pengabdian masyarakat melalui pendampingan belajar mengajar di TPQ Baitur Rohmah, Dusun Bodean Puthuk, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.



Kegiatan yang dilaksanakan setiap hari Senin hingga Sabtu ini bukan sekadar rutinitas sore bagi para mahasiswa, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap sistem pendidikan Al-Qur'an yang telah berjalan selama bertahun-tahun di rumah Ustadz Kusnan, tokoh agama setempat.



Dalam pelaksanaannya, Kelompok 90 mengisi dua sesi utama, yakni sesi pertama dimulai pukul 14.00 WIB hingga adzan Ashar, dan sesi kedua berlanjut hingga pukul 16.30 WIB. Pesertanya meliputi anak-anak usia sekolah dasar dari kelas 1 hingga kelas 6 SD yang berdomisili di sekitar Dusun Bodean Puthuk.



"Kami hadir bukan untuk mengubah konsep yang sudah ada, melainkan membantu mengoptimalkan proses belajar mengajar. Kami melebur dengan rutinitas yang sudah berjalan di TPQ Baiturrahmah," ujar salah satu anggota KKM Kelompok 90.



Metode yang digunakan tetap mengacu pada tradisi yang sudah mantap. Para santri mengumpulkan buku rekapan prestasi, lalu dipanggil satu per satu untuk menyimak bacaan Iqra' atau hafalan doa sehari-hari. Penilaian pun dilakukan secara mendetail dengan kode L (Lancar), L- (Kurang Lancar), dan TL (Tidak Lancar) sebagai penentu apakah santri dapat melanjutkan ke halaman berikutnya atau harus mengulang.



Kehadiran mahasiswa disambut dengan antusiasme tinggi oleh para santri. Meski di awal sempat merasa malu-malu, kini kedekatan antara mahasiswa dan anak-anak sudah terjalin sangat akrab. Semangat anak-anak untuk mengaji pun tampak meningkat dengan hadirnya "kakak-kakak mahasiswa" sebagai mitra belajar mereka.



Tantangan dalam program ini relatif minim karena sistem TPQ yang sudah berjalan stabil. Kendala biasanya hanya muncul jika faktor cuaca tidak mendukung, seperti hujan deras yang menyebabkan beberapa santri terpaksa absen. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan konsistensi mahasiswa untuk tetap hadir setiap sore.



Ustadz Kusnan, selaku pengasuh TPQ  Baitur Rohmah, menyampaikan rasa syukur dan keterbukaannya atas bantuan dari mahasiswa KKM UIN Malang. Beliau merasa terbantu dalam menangani banyaknya jumlah santri yang datang setiap harinya untuk menimba ilmu agama.



Kegiatan rutin ini ditutup setiap hari dengan doa Kafaratul Majlis. Melalui program ini, Kelompok 90 Jagadhita Amarta berharap dapat membantu membangun pondasi spiritual yang kuat bagi anak-anak Desa Toyomarto melalui pembiasaan mengaji sejak usia dini.