Pada tanggal 24 Januari 2026, Mahasiswa KKM 10 Aksantara melaksanakan kegiatan Seminar Parenting di aula kantor Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Malang, diisi oleh para orang tua yang antusias mengikuti Seminar Parenting bertajuk " Kesehatan Mental Anak" . Acara yang diinisiasi oleh kelompok KKM kami ini bertujuan untuk memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya menjaga keseimbangan psikologis anak di era modern. Kelurahan Balearjosari dipilih menjadi titik temu yang strategis untuk menyebarkan kesadaran akan pola asuh sehat di tengah masyarakat perkotaan yang dinamis.
Menyusun acara diawali dengan Perayaan yang penuh hangat dan apresiatif. Ketua KKM membuka sesi dengan menyampaikan latar belakang pentingnya literasi kesehatan mental, diikuti oleh Berbagai Kepala Kantor Kelurahan Balearjosari yang tekanan dukungan penuh pemerintah setempat terhadap program pemberdayaan keluarga. Tak ketinggalan, perwakilan dari organisasi Indonesia Sehat Jiwa juga memberikan pengantar singkat yang menegaskan bahwa kolaborasi antara akademisi, profesional, dan masyarakat adalah kunci utama terciptanya lingkungan yang sehat jiwa.
Acara puncak yang dinanti-nantikan adalah pemaparan materi dari pakar yang sangat kompeten di bidangnya, yaitu dr. Frilya Rachma Putri, Sp.KJ(K). Sebagai tamu undangan dari Indonesia Sehat Jiwa, beliau membawa perspektif medis sekaligus praktis dalam membedah isu kesehatan mental anak. Kehadirannya memberikan bobot ilmiah yang kuat bagi seminar ini, sekaligus memberikan kepercayaan diri bagi para peserta bahwa informasi yang mereka terima berasal dari sumber yang otoritatif dan terpercaya.
Dalam inti pemaparannya, dr. Frilya pentingnya pentingnya pemahaman orang tua mengenai pola asuh yang tepat untuk mendukung perkembangan emosional dan sosial anak. Beliau menjelaskan bahwa setiap anak memiliki karakteristik unik yang memerlukan pendekatan berbeda, namun pondasi utamanya tetap sama: kasih sayang dan pengarahan yang terukur. Lebih lanjut, dia membagikan strategi konkret agar anak merasa nyaman untuk terbuka dan bercerita kepada orang tua tanpa rasa takut akan dihakimi.