3 months ago

Pembukaan KKM UIN Malang Brama Abhipraya 94: Udeng dan Kaweng sebagai Simbol Penerimaan Adat Desa Ngadas

Header Image
RAIHAN DEVI

230301110026 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.94

Malang, Kamis, 24 Desember 2025, Kegiatam Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang  Brama Abhipraya 94  resmi dibuka di Balai Budaya Desa Ngadas. Sebanyak 14 siswa yang terdiri dari 5 laki-laki dan 9 perempuan mengikuti pembukaan ini dengan penuh khidmat.Acara pembukaan turut dihadiri oleh Kepala Desa Ngadas, Bapak Mujianto, Romo Dukun Desa Sutomo, serta Romo Dukun Senetram selaku ketua adat Desa Ngadas, bersama sejumlah perangkat desa dan warga setempat.



Dalam Perayaannya, para perangkat desa menyampaikan pengenalan mengenai adat istiadat dan tradisi Desa Ngadas, sebuah desa adat yang dikenal menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama. Empat agama hidup berdampingan secara harmonis tanpa konflik. Hal ini ditegaskan oleh Romo Dukun Senetram yang menyampaikan bahwa sopan santun dan sikap saling menghormati merupakan nilai utama dalam kehidupan masyarakat Desa Ngadas.



Desa Ngadas dikenal sebagai desa wisata adat yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Masyarakatnya sangat memegang teguh adat istiadat yang diwariskan secara turun-temurun. Oleh karena itu, prosesi pembukaan KKM kali ini memiliki kekhasan tersendiri, yakni adanya ritual simbolik penerimaan mahasiswa sebagai warga Desa Ngadas.



Ritual tersebut ditandai dengan penyematan udeng (ikat kepala khas masyarakat adat Suku Tengger kepada pelajar laki-laki) serta kaweng (kain tenun tradisional yang dikenakan oleh perempuan Suku Tengger). Penyematan dilakukan secara langsung dan penuh khidmat oleh Romo Dukun Sutomo dan Romo Dukun Senetram sebagai pemangku adat Desa Ngadas, sebagai simbol penerimaan mahasiswa KKM  Brama Abhipraya 94  di tengah masyarakat setempat.



Pelaksanaan pembukaan berlangsung dengan suasana sakral dan penuh harapan. Perangkat desa dan ketua adat menitipkan pesan agar seluruh mahasiswa KKM senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai adat, menjaga sikap, serta menghindari segala bentuk perilaku negatif selama menjalankan pengabdian di Desa Ngadas.



Dengan terlaksananya kegiatan ini, KKM UIN Malang  Brama Abhipraya 94  secara resmi dibuka, menandai dimulainya proses pengabdian mahasiswa di Desa Ngadas dengan semangat kebersamaan, toleransi, dan penghormatan terhadap kearifan lokal.