Bencana alam kembali melanda wilayah Sumatra Barat. Hujan deras yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah. Musibah ini mengakibatkan kerusakan rumah warga, mengganggu aktivitas masyarakat, serta menimbulkan duka mendalam bagi para korban. Peristiwa ini mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga sesama, terutama kepada saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah
Sebagai bentuk kepedulian tersebut, TPQ Al-Falah Desa Kalikatir bersama KKM Mandiri 183 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun 2025 menggelar kegiatan penggalangan dana untuk membantu korban bencana alam di Sumatera Barat. Kegiatan ini melibatkan para santri TPQ Al-Falah Desa Kalikatir sebagai upaya menanamkan nilai empati dan solidaritas sejak usia dini. Dengan semangat kebersamaan, para santri diajak untuk memahami bahwa membantu sesama merupakan bagian dari akhlak mulia.
Dalam kegiatan ini, anak-anak TPQ Al-Falah Desa Kalikatir turun langsung ke lingkungan sekitar pada hari selasa (30/12/2025). untuk melakukan penggalangan dana. Mereka membawa kotak donasi dan menyampaikan ajakan dengan sopan kepada masyarakat. Meski masih berusia dini, para santri tampak antusias dan berani mengajak warga untuk ikut berdonasi demi meringankan beban para korban bencana.
Selain mengumpulkan bantuan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi anak-anak. Mereka belajar untuk peduli, berbagi, dan merasakan langsung bagaimana membantu orang lain yang membutuhkan. Kegiatan turun langsung ke lapangan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati yang lebih mendalam dalam diri para santri.
Ibu pengasuh TPQ Al-Falah Desa Kalikatir dalam Arahnya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kepedulian sejak dini. “Anak-anak perlu diajarkan bukan hanya mengaji dan menghafal, tetapi juga memiliki rasa peduli terhadap sesamanya. Dengan turun langsung, mereka belajar arti berbagi dan bersyukur,” ujar beliau.
Melalui kegiatan penggalangan dana ini, TPQ Al-Falah Desa Kalikatir berharap bantuan yang terkumpul dapat bermanfaat bagi korban bencana di Sumatera Barat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap sesama.