Mahasiswa KKN 09 UIN Malang menunjukkan kepedulian nyata terhadap lingkungan dengan menginisiasi program revitalisasi tempat sampah di Masjid An-Nur. Melihat tingginya volume limbah minuman seperti botol dan gelas plastik pasca kegiatan ibadah, mahasiswa KKN berinisiatif memberikan sentuhan inovatif berupa pemasangan sekat pemisah dan penutup khusus diatas keranjang tersebut.
Sekat ini dirancang khusus untuk membagi ruang antara botol plastik (PET) dan gelas plastik (PP) secara terorganisir, guna mengatasi masalah tercampurnya sampah yang selama ini menyulitkan proses daur ulang. Pemilahan ini bertujuan untuk mempermudah proses daur ulang serta meningkatkan nilai ekonomis sampah yang terkumpul bagi kemakmuran masjid.
Guna mendukung efektivitas renovasi ini, para mahasiswa juga memasang banner edukatif di area keranjang sebagai panduan visual bagi jamaah. Banner tersebut tidak hanya berfungsi sebagai instruksi pembuangan sampah yang benar, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga bumi dari polusi plastik. Menariknya, dedikasi tim KKN tidak berhenti pada tahap renovasi fisik saja. Secara berkala, ketika keranjang sampah sudah penuh, para mahasiswa turun tangan langsung untuk melakukan pemilahan ulang dan membersihkan sisa-sisa kotoran pada botol agar layak setor. Sampah yang telah bersih kemudian dikemas secara rapi ke dalam trash bag sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak pengepul.
Aspek yang paling menginspirasi dari program ini adalah nilai spiritualitas yang ditanamkan dalam pengelolaan limbah. Seluruh hasil pendapatan dari penjualan botol dan gelas plastik tersebut tidak diambil untuk kepentingan kelompok, melainkan sepenuhnya diinfaqkan kembali ke kas Masjid An-Nur. Langkah ini menciptakan siklus kebaikan di mana sampah yang semula dianggap beban, kini berubah menjadi "infaq akhirat" untuk kemakmuran masjid.
“Bisa dihitung sendiri harga jual sampah plastik, karena langsung laku dan langsung ditransfer ke rekening akhirat masing-masing.” Ujar Pak Wasis selaku takmir
Inisiatif ini disambut dengan tangan terbuka oleh pengurus Masjid An-Nur karena selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan rapi, program ini menjadi percontohan nyata bagi gerakan Green Mosque (Masjid Ramah Lingkungan). Melalui kolaborasi antara fasilitas yang sudah tersedia dengan kreativitas mahasiswa, diharapkan masyarakat sekitar terinspirasi untuk mulai memilah sampah dari rumah masing-masing, mengubah kebiasaan kecil menjadi tabungan pahala yang berkelanjutan bagi lingkungan dan akhirat.