8 months ago

BELAJAR TANPA BATAS, SANTUN TANPA HENTI: Penutupan kegiatan KKM 45 di SD 1 KEMIRI

Header Image
NAJMA AZZAHRA ANNISA SURI

230501110315 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.45

Hari Kamis, 26 Januari 2026, menjadi momen penuh makna bagi keluarga besar SD 1 Kemiri dan Kelompok KKM 45. Pada hari penutupan kegiatan, kami berkesempatan memberikan edukasi bertema “Belajar Tanpa Batas, Santun Tanpa Henti”, sebuah pesan sederhana namun sarat nilai untuk membekali generasi muda sejak dini.



  Kegiatan ini bertujuan menanamkan semangat kepada para siswa agar tidak pernah berhenti belajar, setinggi apa pun cita-cita yang ingin diraih. Anak-anak diajak memahami bahwa belajar tidak hanya terbatas di ruang kelas, tetapi dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja melalui membaca, bertanya, mencoba hal baru, dan berani bermimpi. Pendidikan adalah jembatan masa depan, dan tidak ada alasan untuk menyerah di tengah jalan.



Selain semangat belajar, nilai sopan santun juga menjadi fokus utama dalam edukasi ini. Kami mengajak siswa untuk selalu menghormati guru, orang tua, dan sesama teman, serta membiasakan tutur kata dan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Santun bukan hanya tentang sikap di sekolah, tetapi juga cerminan karakter mulia yang akan melekat hingga dewasa.



Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusias. Anak-anak mengikuti sesi edukasi dengan semangat, diselingi tanya jawab dan pesan-pesan motivasi yang membangun. Kebahagiaan dan keceriaan terpancar dari wajah para siswa, menjadi kenangan manis bagi kami di akhir rangkaian pengabdian.



Melalui kegiatan ini, Kelompok KKM 45 berharap pesan belajar tanpa batas dan santun tanpa henti dapat terus hidup dan diamalkan oleh seluruh siswa SD 1 Kemiri. Semoga langkah kecil ini mampu memberi dampak besar bagi masa depan mereka, serta menjadi bekal untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.



Terima kasih kepada pihak sekolah, para guru, dan seluruh siswa SD 1 Kemiri atas sambutan hangat dan kebersamaan yang luar biasa. Sampai jumpa di cerita pengabdian berikutnya.