1 year ago

Bersama Ibu PKK, Mahasiswa KKM UIN Malang Edukasi Cara Jadi Orang Tua Idaman Anak

Header Image
ABBAS RIFAI

220107110064 • KKM MBKM & Pengabdian Lain • G.344

Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Menjadi Orang Tua yang Dekat dan Dikenang Anak” pada Rabu, (16/4). Bertempat di balai pertemuan RT 03 Desa Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, acara ini menggandeng ibu-ibu PKK setempat sebagai peserta utama.



Kegiatan ini menjadi bagian dari program unggulan kelompok KKM dalam bidang pemberdayaan keluarga, yang bertujuan memperkuat peran orang tua dalam mengasuh anak di tengah arus tantangan digital dan perubahan sosial.



Sebagai narasumber, panitia menghadirkan Farhan Mahally — mahasiswa Universitas Brawijaya yang juga dikenal sebagai MC edukatif dan public speaker muda. Dalam kedekatannya, Farhan menekankan pentingnya membangun kedekatan emosional antara orang tua dan anak. Ia mengajak para peserta memahami konsep komunikasi empatik , mendengarkan aktif , dan pentingnya kehadiran emosional dalam membentuk keluarga yang harmonis.



Ketua Kelompok KKM, Rizal Zibran, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pembelaan terhadap pola pengasuhan yang kurang adaptif di era modern. “Kami ingin berkontribusi membantu para ibu agar lebih sadar akan pentingnya peran mereka sebagai pendamping emosional anak, bukan sekadar pengasuh,” ujarnya.



9375_kkm.jpeg

Antusiasme peserta tampak sepanjang acara. Kegiatan tidak hanya diisi dengan materi pemaparan, tetapi juga diskusi interaktif, simulasi komunikasi antara orang tua dan anak, serta pembagian pamflet edukatif berisi nilai-nilai Islami dan prinsip parenting berbasis kekeluargaan.



Ibu Nita, Ketua RT sekaligus perwakilan PKK, mengapresiasi inisiatif mahasiswa ini. “Sangat bermanfaat dan membuka wawasan kami sebagai orang tua. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ungkapnya.



Melalui sosialisasi ini, diharapkan para orang tua di RT 03 Desa Turen dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, menciptakan lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang, komunikasi terbuka, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal