Bu Narti memiliki keterbatasan mobilitas yang membuat aktivitas sehari-hari tidak selalu dapat dilakukan secara mandiri. Gerak tubuh yang terbatas menuntut perhatian khusus, baik dalam menjaga kebugaran fisik maupun dalam menjalani aktivitas ibadah yang membutuhkan stamina dan ketahanan tubuh. Meski demikian, semangat Bu Narti untuk menunaikan rukun Islam kelima tetap kuat dan tidak pernah surut.
Dalam proses persiapan menuju Haji 2026, Bu Narti mendapatkan pendampingan kesehatan dari mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Pendampingan ini difokuskan pada upaya promotif dan preventif, seperti pemantauan kondisi kesehatan dasar, edukasi pola makan seimbang, serta latihan aktivitas fisik ringan yang disesuaikan dengan kemampuan Bu Narti.
Mahasiswa KKM juga memberikan pendampingan secara sabar dan bertahap, mengingat Bu Narti membutuhkan dukungan dalam memahami instruksi dan menjalani latihan kesehatan. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga memberikan dukungan mental agar Bu Narti merasa lebih percaya diri dan termotivasi dalam menjalani proses persiapan haji.