3 months ago

Bukan Sekadar Jalan Sehat: Mahasiswa KKM Kedung Asem Bedah Peluang Usaha di Car Free Day

Header Image
NABILATUS SA`DIYAH

230302110127 • KKM Mandiri • G.163

PROBOLINGGO – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelurahan Kedung Asem memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) di depan Alun-Alun Probolinggo sebagai sarana observasi lapangan pada Minggu pagi (11/01/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk melihat langsung geliat ekonomi lokal melalui sektor UMKM yang menjamur di sepanjang area CFD.



Meskipun kondisi lokasi sangat padat oleh warga yang berolahraga, mahasiswa tidak hanya sekadar mengikuti arus jalan sehat. Mereka memanfaatkan keramaian tersebut untuk berinteraksi dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari anak-anak, ibu-ibu, hingga para pelaku usaha kecil yang sedang menjajakan dagangannya.



 



"CFD ya ramai ya, sampai mepet-mepet jalannya," ujar salah satu mahasiswa KKM saat menggambarkan padatnya antusiasme warga yang memadati jalan di sekitar Alun-Alun pagi itu.



 



Fokus utama mahasiswa dalam kegiatan ini adalah melakukan observasi terhadap stand-stand UMKM. Tidak sekadar lewat, para mahasiswa aktif mengajak ngobrol para pedagang untuk menggali informasi mengenai dinamika berjualan di area tersebut. 



 



Dari hasil diskusi singkat di lapangan, mahasiswa menyimpulkan bahwa masih terdapat celah dan kesempatan besar bagi warga pelaku usaha untuk mengembangkan pasar mereka di area CFD.



 



"Kami ingin melihat bagaimana interaksi pasar terjadi di sini. Ternyata ada peluang dan celah bisnis yang cukup menjanjikan jika pelaku usaha kecil di wilayah Kedung Asem bisa ikut mengambil peran di CFD ini," ungkap perwakilan kelompok KKM.



 



Interaksi sosial ini menjadi langkah penting bagi mahasiswa untuk memahami karakteristik masyarakat Probolinggo secara lebih luas di luar jam formal. 



 



Hasil dari observasi "bedah peluang usaha" ini nantinya diharapkan dapat menjadi bahan referensi atau ide bagi program kerja kewirausahaan mahasiswa di Kelurahan Kedung Asem selama masa pengabdian berlangsung.



 



Kegiatan ini ditutup dengan evaluasi ringan di area Alun-Alun sambil merumuskan potensi-potensi lokal yang bisa dikembangkan lebih lanjut berdasarkan temuan mereka di lapangan.