3 months ago

Bukan Sekedar Kunjungan Kedua

Header Image
KARTIKA ATAMEVIA

230703110053 • KKM Unggulan Fakultatif • G.212

Pada kunjungan kedua ini, saya merasa sangat takjub. Rasanya benar-benar berbeda dari kunjungan pertama dan menjadi salah satu pemgalaman paling berkesan selama kegiatan KKM. Pada hari itu, kegiatan kami tidak hanya sebatas pemeriksaan tekanan darah CJH ( Calon Jamaah Haji), tetapi juga diisi dengan kegiatan jalan lagi atau jalan kaki bersama. Sejak awal suasana sudah sangat hangat akrab, dan penuh semangat.



Setelah pemeriksaan tekanan darah selesai dilakukan, kami langsung bersiap untuk berjalan bersama para CJH. Awalnya aku membayangkan jalan paginya hanya santai di sekitar rumah, tapi ternyata kami diajak melewati rute yang cukup menantang. Jalannya naik turun, melewati hutan kecil, taman bunga, dan area hijau lainnya yang pemandangannya benar-benar indah. Udara pagi yang sejuk, pepohonan yang rimbun, serta suasana alam yang masih asri membuat perjalanan ini terasa sangat menyenangkan. Walaupun cukup melelahkan, rasa capeknya tetapi sangat senang dan antusias.



Selama perjalanan, Pak Usman, salah satu CJH, banyak sekali bercerita dan menjelaskan berbagai hal kepada kami. Beliau menjelaskan tentang lingkungan sekitar, kondisi alam, hingga pengalaman-pengalaman hidup yang diceritakan dengan gaya santai dan penuh canda. Cara beliau bercerita membuat suasana perjalanan terasa hidup dan tidak membosankan. Kami pun menikmati setiap langkah perjalanan karena diisi dengan dialog seru dan tawa. Jalan kaki yang panjang terasa singkat karena suasananya begitu hangat dan menyenangkan. Di beberapa titik, kami sempat berhenti sejenak untuk menikmati pemandangan. Menurutku, momen inilah yang membuat foto-foto yang diambil terasa sangat menarik. Pemandangan alam yang hijau, udara yang bersih, serta kebersamaan kami dengan para CJH menjadi perpaduan yang indah dan berkesan.



Saat perjalanan pulang, Pak Usman mengajak kami mampir ke sebuah tempat makan prasmanan bernama Nasi Mpok. Kami benar-benar tidak menyangka akan diajak makan bersama, apalagi ditraktir. Nasi Mpok atau yang juga dikenal sebagai sego empok merupakan makanan tradisional khas Jawa Timur yang terbuat dari jagung pipil kering yang ditumbuk atau digiling kasar, kemudian dikukus hingga matang. Makanan ini biasanya disajikan dengan lauk-pauk sederhana seperti sayur nangka muda, urap, ikan asin, tempe mendol, dan sambal. Selain rasanya yang khas, nasi empok juga dikenal sebagai kuliner yang sehat karena seratnya yang tinggi. Menikmati nasi empok bersama-sama setelah perjalanan panjang benar-benar menjadi pengalaman yang unik dan menyenangkan.



Setelah makan, ternyata kegiatan kami belum selesai. Pak Usman kembali mengajak kami untuk berjalan menuju sebuah sumber air. Tempat ini sangat indah, airnya jernih sekali, mengalir alami tanpa limbah, dan di dalamnya terdapat ikan koi yang berenang dengan tenang. Awalnya kami memberi makan ikan koi menggunakan keripik peyek karena penjual pakan ikan belum buka. Meski hanya dengan peyek, kami sudah merasa sangat senang melihat ikan-ikan koi berebut makanan. Tidak lama kemudian, saat penjual pakan ikan sudah buka, Pak Usman langsung membelikan pakan ikan dalam jumlah banyak karena melihat kami begitu antusias. Kebaikan beliau benar-benar terasa tulus dan membuat kami semakin terharu.



Setelah puas menikmati suasana di sumber air, kami melanjutkan perjalanan kembali ke rumah Pak Usman. Di sana kami beristirahat dan menyuguhi minuman serta berbagai keripik buah hasil produksi usaha beliau sendiri. Suasananya terasa sangat hangat, seperti bertamu ke rumah keluarga. Tidak hanya itu, kami juga ditraktir kue putu, jajanan tradisional Indonesia yang terbuat dari tepung beras butiran kasar, biasanya berwarna hijau dari pandan atau putih, berisi gula merah yang lumer di dalamnya, dan dikukus menggunakan tabung bambu kecil. Aroma khas kue putu yang harum dan rasanya yang manis membuat suasana semakin akrab dan menyenangkan.



Sambil menikmati suguhan, kami berbincang banyak hal, tertawa bersama, dan saling berbagi cerita. Waktu berjalan terasa sangat cepat karena suasananya begitu seru dan hangat. Saat kami hendak pulang, Pak Usman kembali memberi kami oleh-oleh berupa keripik buah dan buah apel. Hal tersebut menjadi penutup yang manis dari rangkaian kegiatan hari itu. Keseluruhan pengalaman pada kunjungan kedua ini menjadi salah satu pengalaman paling menarik dan paling berkesan selama kegiatan KKM. Bukan hanya karena kegiatannya yang beragam, tetapi juga karena kehangatan dan kebaikan Pak Usman dan Mbak Carissa yang membuat kami merasa diterima dengan penuh rasa kekeluargaan.