3 months ago

Cegah Stunting Sejak Dini: Sosialisasi Parenting KKM 25 UIN Malang Disambut Antusias Warga Kauman

Header Image
TAHASSUNA SALSABILA

230607110007 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.25

Malang -  Komitmen untuk membangun generasi yang sehat dan berkualitas terus diwujudkan melalui kegiatan edukatif di tengah masyarakat. Kelompok KKM 25 Sevanagara UIN Malang telah merealisasikan kegiatan Sosialisasi Stunting dan Parenting pada Senin, 5 Januari 2026 bertempat di Taman Posyandu Harapan Bunda, RT 03 RW 08, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 35 peserta dan berlangsung dengan tertib serta lancar tanpa hambatan. Suasana acara terasa hangat dan interaktif sejak awal, menunjukkan tingginya perhatian warga terhadap isu kesehatan anak dan pola asuh dalam keluarga.



Acara dipandu oleh MC Nur Sofia, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua KKM 25 Sevanagara, Fawwaz Fudhail Muchammad, yang menekankan pentingnya kolaborasi mahasiswa dan masyarakat dalam peningkatan literasi kesehatan keluarga. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua PKK RW, sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan yang digelar di lingkungan warga.

Sesi inti diisi oleh pemaparan materi dari Zalfa Syahira Hidayah, yang membahas secara jelas dan aplikatif mengenai stunting dan parenting. Materi mencakup pemahaman dasar stunting, faktor penyebab dan dampaknya bagi tumbuh kembang anak, serta peran penting orang tua dalam penerapan pola asuh yang tepat. Penyampaian materi dibuat mudah dipahami sehingga peserta dapat menangkap poin-poin penting dan menghubungkannya dengan kondisi sehari-hari.



Kegiatan semakin hidup saat memasuki sesi tanya jawab (QnA). Pada sesi ini, peserta yang bertanya maupun memberikan feedback mendapatkan reward, sehingga mendorong warga untuk lebih aktif berdiskusi. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan, tanggapan, hingga sharing pengalaman pribadi yang relevan. Interaksi yang intens ini menjadi bukti bahwa warga tidak hanya hadir, tetapi benar-benar terlibat dan peduli terhadap topik yang dibahas.

Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama seluruh peserta dan panitia. Melalui sosialisasi ini, diharapkan warga Kelurahan Kauman semakin memahami pentingnya pencegahan stunting sejak dini serta mampu menerapkan pola asuh yang sehat demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

 


3 months ago

Cegah Stunting Sejak Dini: Sosialisasi Parenting KKM 25 UIN Malang Disambut Antusias Warga Kauman

Header Image
ZALFA SYAHIRA HIDAYAH

230202110135 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.25

Judul: Cegah Stunting Sejak Dini: Sosialisasi Parenting KKM 25 UIN Malang Disambut Antusias Warga Kauman



isi: Malang - Komitmen untuk membangun generasi yang sehat dan berkualitas terus diwujudkan melalui kegiatan edukatif di tengah masyarakat. Kelompok KKM 25 Sevanagara UIN Malang telah merealisasikan kegiatan Sosialisasi Stunting dan Parenting pada Senin, 5 Januari 2026 bertempat di Taman Posyandu Harapan Bunda, RT 03 RW 08, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 35 peserta dan berlangsung dengan tertib serta lancar tanpa hambatan. Suasana acara terasa hangat dan interaktif sejak awal, menunjukkan tingginya perhatian warga terhadap isu kesehatan anak dan pola asuh dalam keluarga.



Acara dipandu oleh MC Nur Sofia, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian Beragam. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua KKM 25 Sevanagara, Fawwaz Fudhail Muchammad, yang menyampaikan pentingnya kolaborasi pelajar dan masyarakat dalam peningkatan literasi kesehatan keluarga. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ketua PKK RW, sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan yang digelar di lingkungan warga.

Sesi inti diisi oleh pemaparan materi dari Zalfa Syahira Hidayah, yang membahas secara jelas dan aplikatif mengenai stunting dan parenting. Materi mencakup pemahaman dasar stunting, faktor penyebab dan dampaknya bagi tumbuh kembang anak, serta peran penting orang tua dalam penerapan pola asuh yang tepat. Penyampaian materi dibuat mudah dipahami sehingga peserta dapat menangkap poin-poin penting dan menghubungkannya dengan kondisi sehari-hari.



Aktivitas semakin hidup saat memasuki sesi tanya jawab (QnA). Pada sesi ini, peserta yang bertanya maupun memberikan feedback mendapatkan reward, sehingga mendorong warga untuk lebih aktif berdiskusi. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan, tanggapan, hingga berbagi pengalaman pribadi yang relevan. Interaksi yang intens ini menjadi bukti bahwa warga tidak hanya hadir, tetapi benar-benar terlibat dan peduli terhadap topik yang dibahas.

Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama seluruh peserta dan panitia. Melalui sosialisasi ini, diharapkan warga Kelurahan Kauman semakin memahami pentingnya pencegahan stunting sejak dini serta mampu menerapkan pola asuh yang sehat demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.