1 week ago

Dari Gugup Jadi Percaya Diri : Kisah Santri Dalam Ramadhan Bahasa

Header Image
ABIDA ARDELIA

230102110055 • KKM Unggulan Fakultatif (FITK) • G.562

Dari Rasa Gugup Jadi Percaya Diri : Kisah Santri dalam Ramadhan Bahasa



Tak semua santri berani bicara di depan umum. Tapi di Ramadhan ini, mereka membuktikan bahwa rasa gugup bisa berubah menjadi kepercayaan diri.



Rasa gugup saat berbicara di depan umum masih menjadi tantangan bagi banyak santri. Tidak sedikit yang merasa takut salah, kurang percaya diri, hingga kesulitan menyampaikan gagasan secara runtut. Padahal, kemampuan berbicara merupakan bekal penting, baik untuk kegiatan akademik, dakwah, maupun kehidupan sosial.



Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang berkolaborasi dengan mahasiswa PPL Dalwa menyelenggarakan kegiatan Ramadhan Bahasa di Ma’had Darul Muttaqin MTsN 1 Pasuruan pada 23–28 Februari 2026. Sebanyak 117 santri terlibat dalam program ini.



Kegiatan ini difokuskan pada pelatihan public speaking melalui materi Master of Ceremony (MC) dan pidato. Para santri tidak hanya menerima teori, tetapi juga langsung praktik, mulai dari teknik vokal, bahasa tubuh, hingga cara mengatasi rasa gugup saat tampil di depan umum. Suasana pelatihan berlangsung aktif dan penuh antusias. Santri yang awalnya tampak ragu perlahan mulai berani tampil. Mereka saling belajar, mencoba, dan menerima masukan dari fasilitator maupun teman sebaya. Perubahan mulai terlihat dari hari ke hari. Keberanian meningkat, cara berbicara semakin terstruktur, dan kepercayaan diri pun tumbuh.



Puncak kegiatan ditandai dengan Seminar Ramadhan Bahasa yang menjadi panggung nyata bagi para santri. Dalam kegiatan ini, santri tampil sebagai MC Bahasa Inggris dan pembicara pidato dalam bahasa Arab di hadapan peserta dan pembina ma’had.



Momen tersebut menjadi bukti bahwa proses latihan dan pendampingan mampu mengubah rasa takut menjadi keberanian. Suasana haru dan bangga pun terasa ketika para santri berhasil tampil dengan percaya diri. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan berbicara, tetapi juga membentuk karakter santri yang lebih berani, percaya diri, dan siap berperan di tengah masyarakat.



#Pendidikan #Santri #Ramadhan #PublicSpeaking #Mahasiswa #PengabdianMasyarakat