MALANG – Di era digital saat ini, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah fisik, tetapi juga sebagai pusat peradaban yang harus mampu menjangkau jamaah lintas generasi. Semangat inilah yang dibawa oleh mahasiswa KKM 09 UIN Malang saat menjalankan program pengabdian di Masjid An-Nur. Melihat potensi syiar yang besar namun terkendala saluran komunikasi, kelompok yang tergabung dalam tim Karsa Nawasena ini mengambil langkah progresif dengan melakukan digitalisasi total informasi masjid.
Sebelumnya, kehadiran Masjid An-Nur di jagat maya sempat vakum akibat akun-akun media sosial lama yang tidak terurus, bahkan beberapa di antaranya telah kehilangan akses masuk. Menyadari hambatan tersebut, mahasiswa KKM bergerak melakukan revitalisasi digital secara menyeluruh. Langkah ini diawali dengan pembuatan email resmi sebagai fondasi administrasi digital masjid, yang kemudian diikuti dengan aktivasi multi-platform melalui pembuatan akun baru di Instagram, Facebook, dan TikTok.
Tidak sekadar membuat akun, tim juga memastikan adanya penyebaran konten. Tim KKM secara rutin merancang dan mengunggah pamflet jadwal kajian sehingga memudahkan jamaah untuk menyimpan dan membagikan jadwal tersebut melalui grup WhatsApp. Selain itu, setiap rangkaian acara besar di masjid kini didokumentasikan dalam bentuk video recap kegiatan. Video kilas balik ini merangkum esensi acara dengan kemasan yang dinamis, memberikan apresiasi kepada jamaah yang hadir sekaligus memperlihatkan transparansi serta keaktifan kegiatan masjid kepada publik.
"Kami ingin Masjid An-Nur lebih dekat dengan pemuda. Dengan hadirnya pamflet dan video recap yang menarik di media sosial, syiar Islam bisa menyelinap masuk ke sela-sela beranda ponsel mereka dalam bentuk yang menarik namun tetap edukatif," ujar tim PDD KKN 09 UIN Malang. Transformasi ini mengubah wajah Masjid An-Nur dari yang semula hanya dikenal melalui pengumuman pengeras suara, kini merambah ke layar gadget jamaah secara visual.
Puncak dari inovasi ini adalah peluncuran aplikasi E-Masjid An-Nur. Aplikasi ini diciptakan untuk mengintegrasikan seluruh layanan masjid dalam satu genggaman, mulai dari transparansi laporan keuangan, jadwal petugas jumat, hingga akses langsung ke konten dakwah. Kehadiran aplikasi ini menandai lompatan besar Masjid An-Nur dalam pengelolaan manajemen masjid yang berbasis teknologi informasi.
Untuk memperluas jangkauan syiar, tim KKM 09 UIN Malang juga membangun sinergi yang kuat dengan akun media sosial kelompok sendiri, Karsa Nawasena. Strategi yang dijalankan meliputi pengadaan live report untuk menyiarkan momen-momen penting secara langsung, sehingga jamaah yang berhalangan hadir tetap dapat merasakan atmosfer kegiatan di masjid.
Langkah ini disambut hangat oleh takmir dan jamaah setempat. Digitalisasi ini dinilai sebagai jembatan penting untuk menyatukan jamaah sepuh dengan generasi z yang sangat aktif di media sosial. Dengan adanya wajah baru di media sosial, Masjid An-Nur kini siap bertransformasi dari sekadar mimbar fisik menuju mimbar digital yang inklusif dan informatif.