Suasana persiapan lomba cerdas cermat tingkat kecamatan terasa berbeda bagi kelompok KKM kami. Beberapa hari sebelum pelaksanaan lomba, kami mendapat kesempatan untuk mendampingi para peserta yang akan mewakili desa dalam ajang tersebut. Bagi kami, pendampingan ini bukan sekadar kegiatan tambahan, melainkan bagian dari peran mahasiswa KKM dalam mendukung potensi dan semangat belajar generasi muda desa. Pendampingan dilakukan melalui sesi belajar bersama yang berlangsung sederhana namun penuh antusias. Kami membantu peserta mengulang materi, berdiskusi, serta melatih kecepatan dan ketepatan dalam menjawab soal. Suasana belajar berlangsung santai, diselingi canda, namun tetap fokus. Dari proses ini, kami melihat semangat dan rasa ingin tahu para peserta yang begitu besar untuk memberikan yang terbaik bagi desanya.
Lomba cerdas cermat tingkat kecamatan menjadi ajang bergengsi yang mempertemukan peserta dari berbagai desa. Bagi peserta yang kami dampingi, keikutsertaan dalam lomba ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi tentang keberanian tampil, kepercayaan diri, dan pengalaman berharga. Kami pun berusaha hadir sebagai teman belajar sekaligus penyemangat agar mereka lebih siap secara mental maupun akademik. Pada hari pelaksanaan lomba, kami turut mendampingi peserta sejak awal hingga akhir kegiatan. Rasa gugup, harap, dan bangga bercampur menjadi satu ketika melihat mereka tampil percaya diri di hadapan peserta lain. Setiap jawaban yang disampaikan menjadi bukti dari proses belajar dan latihan yang telah dilalui bersama.
Melalui kegiatan pendampingan lomba cerdas cermat ini, kelompok KKM berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan serta menumbuhkan semangat belajar dan berkompetisi secara sehat di kalangan pelajar desa. Bagi kami, kebersamaan selama proses pendampingan menjadi pengalaman berharga yang memperkaya makna KKM sebagai ruang belajar, mengabdi, dan bertumbuh bersama masyarakat