Kediri, 10 April 2026 — MTsN 1 Kota Kediri kembali menghadirkan kegiatan kreatif dan inspiratif melalui program kokurikuler Ecobrick yang berlangsung mulai 10 April hingga 10 Mei 2026. Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian sekolah terhadap permasalahan sampah plastik yang semakin meningkat, sekaligus mengajak siswa untuk belajar langsung menjaga lingkungan melalui aksi sederhana namun berdampak besar.
Melalui kegiatan ini, ratusan siswa terlibat aktif mengubah sampah plastik menjadi ecobrick, yaitu botol plastik yang diisi padat dengan limbah non-daur ulang hingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan furnitur ramah lingkungan. Tidak hanya belajar teori tentang lingkungan, siswa juga diajak merasakan sendiri bagaimana sampah yang dianggap tidak berguna dapat berubah menjadi kursi dan meja yang kokoh, estetik, serta bermanfaat bagi lingkungan sekolah.
Selama satu bulan pelaksanaan, siswa melakukan berbagai tahapan mulai dari pengumpulan sampah plastik, pencucian dan pengeringan, proses pemadatan ke dalam botol, hingga penyusunan ecobrick menjadi rangka kursi. Dengan semangat gotong royong dan kreativitas, program ini berhasil memanfaatkan ratusan botol plastik dan mengurangi puluhan kilogram sampah yang berpotensi mencemari lingkungan.
Program Ecobrick ini juga menjadi bagian dari pembelajaran lintas mata pelajaran seperti IPA, Prakarya, dan Pendidikan Agama Islam. Selain melatih kreativitas dan kerja sama, kegiatan ini menanamkan nilai tanggung jawab serta kepedulian terhadap bumi sejak dini. Hasil karya siswa nantinya digunakan langsung di area taman sekolah sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan inovasi mereka.
Melalui program ini, MTsN 1 Kota Kediri membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui aksi nyata yang mampu menciptakan perubahan positif bagi lingkungan sekitar.
“Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Dari satu botol plastik, lahirlah kepedulian, kreativitas, dan harapan untuk bumi yang lebih baik.”