3 months ago

DARI SEKOLAH HINGGA POSYANDU, UPAYA MAHASISWA KKN UIN MALANG TINGKATKAN KESADARAN CEGAH STUNTING

Header Image
FAIQOTUS SOFIYAH

230601110002 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.71

Stunting masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian bersama, khususnya dalam upaya pencegahan sejak usia dini. Menyadari pentingnya peran edukasi kepada masyarakat, mahasiswa KKM Mandhaloka UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan stunting pada 5 Januari 2026 di KB Bunayya Munayya.



Kegiatan ini dihadiri oleh para wali murid beserta siswa KB Bunayya Munayya. Sejak awal acara, antusiasme peserta terlihat cukup tinggi. Para wali murid mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian, sementara anak-anak turut hadir dalam suasana yang edukatif dan menyenangkan.



Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKM menyampaikan materi mengenai pengertian stunting, faktor penyebab, serta dampak jangka panjang yang dapat ditimbulkan apabila stunting tidak dicegah sejak dini. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh seluruh peserta, khususnya para orang tua sebagai pihak yang berperan penting dalam pemenuhan gizi anak.



Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik edukatif berupa pemberian contoh makanan pencegah stunting, di antaranya buah pisang dan puding labu kuning. Contoh makanan tersebut dipilih karena memiliki kandungan gizi yang baik untuk pertumbuhan anak, mudah diperoleh, serta dapat diolah secara mandiri di rumah. Melalui kegiatan ini, para wali murid diharapkan tidak hanya memahami konsep stunting, tetapi juga mampu menerapkan pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari.



Upaya pencegahan stunting yang dilakukan mahasiswa KKM Mandhaloka UIN Malang tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi di sekolah. Sebagai bentuk keberlanjutan program kerja, mahasiswa KKM juga aktif berpartisipasi dalam kegiatan posyandu di Desa Kluwut. Kegiatan posyandu tersebut dilaksanakan di empat dusun dengan enam titik pos, yaitu Mulyosari, Ngrejo Selatan, Ngrejo Utara, Ngandrung, Kluwut, dan Rekesan.



Salah satu mahasiswa KKM Mandhaloka UIN Malang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung program pencegahan stunting di tingkat desa. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan posyandu ini bertujuan untuk mendukung pemantauan tumbuh kembang balita, sekaligus memperkuat edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya gizi seimbang dan kesehatan anak.



Melalui rangkaian kegiatan ini, mahasiswa KKM berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Sinergi antara lembaga pendidikan, masyarakat, dan mahasiswa diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam mewujudkan generasi yang lebih sehat dan berkualitas di masa depan.