Menjalankan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) memberikan banyak perspektif baru bagi kelompok kami, terutama dalam mendampingi persiapan kondisi fisik kesehatan Calon Jemaah Haji (CJH) secara langsung. Kami bukan hanya sekedar berkunjung, tetapi hadir secara aktif melalui layanan pemeriksaan kesehatan sederhana. Setiap satu minggu sekali kami melakukan pengecekan kesehatan meliputi berat badan, kadar oksigen (SpO2), kolesterol, tekanan darah, suhu, glukosa hingga asam urat. Kegiatan ini menjadi ruang bagi kami untuk berinteraksi lebih dekat sekaligus memberikan edukasi ringan mengenai pentingnya menjaga pola makan dan kebugaran tubuh di tengah aktivitas sehari-hari.
Salah satu momen yang paling berkesan bagi kami adalah saat mendampingi CJH, beliau sangat antusias untuk memperbaiki kondisi kesehatannya. Melalui pemantauan rutin dari minggu ketiga hingga minggu keempat, kami melihat perkembangan yang positif dan signifikan. Berat badan beliau yang awalnya 63 kg berhasil turun menjadi 61 kg. Tak hanya itu, kadar asam urat beliau yang semula berada di angka 8.6, secara mengejutkan turun drastis ke posisi normal di angka 3.9. Bagi kami, melihat perkembangan angka ini menjadi kepuasan tersendiri karena saran-saran sederhana yang kami berikan ternyata benar-benar dipraktikkan oleh beliau dan membuahkan hasil.
Keberhasilan program ini tentu tidak lepas dari dukungan penuh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Selain pendampingan langsung yang dilakukan beliau di lapangan, beliau juga senantiasa meluangkan waktu untuk memberikan arahan, saran, serta masukan yang sangat berharga di setiap sesi konsultasi kami. Bimbingan beliau menjadi penyemangat dan pedoman bagi kelompok kami dalam memastikan setiap kegiatan berjalan dengan baik dan lancar. Kami merasa sangat terbantu dengan keterbukaan beliau dalam berdiskusi, sehingga kendala di lapangan dapat teratasi dengan solusi yang baik.
Pengalaman mendampingi calon jamaah haji ini menyadarkan kami bahwa persiapan ibadah besar tidak hanya soal mental, tapi juga kesiapan fisik yang matang. Membantu calon jamaah haji melalui pengecekan kesehatan sederhana ternyata bisa memberikan rasa percaya diri lebih bagi mereka sebelum berangkat. Kami berharap bekal kesehatan ini dapat terus dijaga hingga hari keberangkatan tiba. Bagi kelompok kami, bisa menjadi bagian kecil dari perjalanan ibadah para jamaah adalah sebuah pelajaran tentang kepedulian yang tidak akan kami lupakan.