Kegiatan pelatihan baca-tulis Braille dilaksanakan di TPQ Nashruddin Kedungkandang dengan suasana yang penuh semangat dan antusiasme. Pelatihan ini digagas oleh mahasiswa KKM Kelompok 13 Dharmasena UIN Malang sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan ramah disabilitas. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) turut hadir dan mengikuti kegiatan secara langsung bersama para peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan sistem baca-tulis Braille kepada peserta secara praktis. Pelatihan dilaksanakan secara sederhana namun tetap terarah dan edukatif. Sejak awal kegiatan, peserta menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap materi yang disampaikan.
Pelatihan langsung dimulai dengan pembelajaran tanpa diawali sambutan resmi. Pemateri memperkenalkan dasar-dasar abjad huruf Braille kepada seluruh peserta. Peserta dijelaskan mengenai pola titik-titik Braille yang mewakili setiap huruf. Mahasiswa KKM belajar dan juga mendampingi peserta selama proses pengenalan huruf Braille berlangsung. DPL juga turut menyimak dan mempelajari materi yang disampaikan oleh pemateri. Suasana pembelajaran berjalan aktif dan interaktif antara pemateri dan peserta.
Setelah mengenal abjad Braille, peserta melanjutkan ke sesi belajar membaca. Pemateri memberikan soal-soal sederhana dalam bentuk huruf Braille untuk dibaca oleh peserta. Peserta mencoba membaca dengan meraba titik-titik Braille secara perlahan dan teliti. Mahasiswa KKM membantu peserta yang mengalami kesulitan dalam membaca. DPL turut mencoba membaca soal Braille sebagai bentuk dukungan dan keterlibatan. Kegiatan ini melatih ketelitian serta kesabaran peserta dalam memahami sistem Braille.
Pada sesi berikutnya, peserta diajak untuk menyusun huruf Braille menjadi beberapa kalimat sederhana. Pemateri memberikan arahan mengenai cara menyusun huruf agar membentuk kata dan kalimat yang benar. Peserta bekerja dengan penuh konsentrasi dalam menyusun huruf-huruf Braille. Mahasiswa KKM aktif mendampingi dan membimbing selama proses penyusunan berlangsung. DPL memberikan apresiasi atas semangat peserta dalam mengikuti pelatihan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap penggunaan Braille secara utuh.
Pelatihan baca-tulis Braille ini memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi seluruh peserta. Mahasiswa KKM Kelompok 13 Dharmasena UIN Malang berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal pengenalan pendidikan inklusif. DPL menilai pelatihan ini sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran ramah disabilitas. Peserta merasa mendapatkan ilmu baru yang aplikatif dan bermakna. Kegiatan ini juga menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial terhadap penyandang disabilitas netra. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan TPQ Nashruddin Kedungkandang semakin siap mendukung pembelajaran yang inklusif dan berkeadilan