Gresik, 20 April 2026 – Tidak jauh dari hiruk-pikuk pusat kota Gresik, sebuah bangunan sederhana di kawasan Sindujoyo menjadi saksi bisu perjuangan literasi Al-Qur'an sejak tahun 1995. Di tengah arus zaman yang kian deras, TPQ Sindujoyo tetap berdiri teguh, menjadi oase bagi anak-anak untuk menimba ilmu agama.
Selama dua minggu, mulai 7 hingga 17 April 2026, kami yang tergabung dalam kelompok Asistensi Mengajar Satyakarsa dari UIN Mulana Malik Ibrahim Malang berkesempatan untuk menyelami kehidupan di sana. Mengabdi bukan sekadar mengajar huruf demi huruf hijaiyah, melainkan belajar tentang keteguhan hati.
Keteguhan di Tengah Tantangan
TPQ Sindujoyo saat ini menaungi sekitar 130 santri. Di bawah bimbingan Ibu Siti Kholifah, seorang Hafidzoh yang penuh dedikasi, TPQ ini terus berjalan meski menghadapi realita sosial yang tidak mudah. Di daerah tersebut, kesadaran orang tua untuk memprioritaskan pendidikan mengaji bagi anak-anaknya tergolong masih perlu ditingkatkan. Selain itu, TPQ ini harus bersaing dengan TPQ sebelah yang secara infrastruktur jauh lebih besar dan sering kali menjadi pilihan utama bagi warga yang lebih mampu.
Namun, semangat Ibu Siti Kholifah dalam menjaga warisan dakwah sejak era 90-an ini menjadi inspirasi bagi para mahasiswa untuk memberikan kontribusi terbaik selama masa pengabdian.
Puncak Pengabdian: Lomba Perdana di Hari Terakhir
Tepat di hari terakhir pengabdian, yakni 17 April 2026, mahasiswa Asistensi Mengajar menghadirkan sesuatu yang berbeda. Untuk pertama kalinya dalam sejarah berdirinya TPQ Sindujoyo, sebuah kompetisi santri diadakan secara resmi.
"Kami ingin memberikan warna baru dan memotivasi para santri agar bangga mengaji di sini. Selama ini, kegiatan belajar bersifat rutin, maka di hari terakhir ini kami adakan perlombaan," ujar saudara Salam, salah satu mahasiswa.
Terdapat dua kategori lomba yang diselenggarakan, yaitu Lomba Mewarnai untuk mengasah kreativitas dan Lomba Adzan untuk melatih keberanian serta kemampuan olah vokal religius para santri. Gelak tawa dan semangat kompetisi yang sehat menyelimuti ruangan TPQ yang biasanya tenang.
Harapan untuk Masa Depan
Pengadaan lomba ini disambut haru dan bahagia oleh pengurus serta para santri. Meski sederhana, kegiatan ini menjadi bukti bahwa keberadaan TPQ di lingkungan pemukiman warga sangat penting untuk menjaga karakter generasi muda.
Melalui berita acara pengabdian ini, tim mahasiswa berharap semangat yang telah tersulut selama dua minggu ini tetap terjaga. TPQ Sindujoyo mungkin tidak semegah masjid jami, namun dari bangunan sederhana inilah, ayat-ayat suci terus bergema berkat keteguhan seorang Ibu Siti Kholifah dan antusiasme 130 santrinya.