Posyandu Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, menjadi salah satu pusat kegiatan mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang pada Jum'at 10 Januari 2025. Program ini mengusung tema edukasi gizi seimbang, disertai pemeriksaan kesehatan untuk anak-anak, dan balita.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM turut mendukung berbagai kegiatan di posyandu, seperti pengisian Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA) serta pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala balita untuk upaya pemantauan kesehatan masyarakat.
Tak hanya itu, mahasiswa KKM juga memberikan brosur edukasi kepada para orang tua yang hadir. Brosur ini membahas stunting, mulai dari penyebab hingga cara pencegahannya melalui pola makan sehat, sanitasi, dan pengasuhan yang baik. Dalam brosur tersebut juga disediakan checklist harian untuk membantu orang tua untuk memenuhi gizi anak harian.
Setelah mendukung kegiatan posyandu, Pada Hari Senin tanggal 13 Januari 2025, mahasiswa KKM mengadakan sosialisasi terkait stunting dengan judul “Pentingnya Gizi Seimbang Untuk Mencegah Stunting.” dengan mengundang pemateri yang berpengalaman, setelah materi disampaikan, dibuka sesi tanya jawab untuk memberikan ruang kepada para orang tua menanyakan solusi dari masalah kesehatan anak mereka.
Untuk mengukur efektivitas edukasi, mahasiswa KKM melaksanakan post-test guna mengetahui sejauh mana peningkatan pemahaman masyarakat mengenai gizi seimbang dan pencegahan stunting. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta semakin memahami pentingnya pola makan sehat bagi tumbuh kembang anak. Dalam brosur tersebut juga disediakan checklist harian untuk membantu orang tua untuk memenuhi gizi anak harian.
Sebagai penutup, anak-anak yang hadir mendapatkan buah semangka sebagai simbol penerapan pola makan sehat sejak dini. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang sekaligus menekan angka stunting di Desa Sukopuro.
Kolaborasi antara mahasiswa, kader posyandu, dan warga menjadi fondasi keberhasilan program ini, yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di tingkat desa.