2 months ago

Even Lari Vol.2 Warnai Kolaborasi KKM Narakarya, MALTARA Runners dan Cafe Embung

Header Image
AINUN FARIIIDAH

230301110136 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.42

Pada tanggal 1 Februari 2026 tepatnya di Desa Dengkol, telah diselenggarakan event running yang diadakan oleh kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Narakarya dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini dapat terlaksana melalui kolaborasi dengan Malang Utara Running Club (MALTARA Runners) serta kerja sama dengan salah satu usaha milik desa yaitu, Embung Caffe, yang mana kegiatan lari ini merupakan kelanjutan dari acara serupa yang sebelumna telah dilaksanakan oleh KKM terdahulu.



Acara Ini dikemas sebagai event lari  Vol.2 yang bertujuan untuk melanjutkan kerja sama positif antara komunitas lari dan usaha milik desa. dengan keterlibatan mahasiswa KKM Narakarya, acara ini diharapkan mampu menarik lebih banyak peserta sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Bukan hanya lari bersama, event ini juga diramaikan dengan berbagai permainan menarik yang dapat diikuti oleh para peserta. semangat dan antusiasme semakin terasa dengan adanya hadiah-hadiah menarik dari panitia, sehingga suasana kegiatan menjadi lebih akrab, santai, dan penuh kebersamaan.



Tujuan utama pelaksanaan even ini adalah sebagai media untuk memperkenalkan usaha milik desa, yaitu Embbung Caffe, kepada masyarakat yang lebih luas. Dengan menjadikan Embung Caffe sebagai lokasi utama, yang diharapkan tempat ini semakin dikenal sebagai ruang publik desa yang mendukung aktivitas olahraga, komunitas, serta berbagai kegiatan positif lainnya. Selama acara berlangsung para peserta tidak hanya berolahraga lari, tetapu juga berinteraksi dan menikmati suasana santai area Embung Caffe. Kolaborasi antara mahasiswa, komunitas lari, dan pengelola usaha desa ini  meembentuk sinergi yang kuat dalam mendukung pengembangan potensi desa. Melalui event ini, KKM Narakarya berupaya menumbuhkan budaya hidup sehat sekaligus membantu promosi dan keberlanjutan usaha milik desa.