8 months ago

Gema Sholawat di Ngadireso: Merajut Harmoni Melalui Tradisi Pembacaan Maulid Diba’

Header Image
DZIKRY FIKRILLAH

230601110020 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.32

Di tengah kesibukan menjalankan berbagai program kerja fisik maupun sosialisasi, menjaga kedekatan spiritual dengan masyarakat adalah kunci keberhasilan KKM. Salah satu pintu masuk yang paling hangat bagi mahasiswa KKM kelompok 32 di Desa Ngadireso adalah melalui kegiatan keagamaan rutin. Pada kesempatan kali ini, kami berkesempatan untuk berbaur langsung dalam pembacaan Maulid Diba’ bersama warga.



Kegiatan Diba’an ini bukan sekadar rutinitas membaca pujian kepada Nabi Muhammad SAW, melainkan juga menjadi ajang silaturahmi yang sangat efektif. Acara dimulai selepas Sholat Isya, bertempat di Kediaman warga setempat.



Suasana khidmat mulai terasa saat lantunan sholawat mulai berkumandang. Kehadiran mahasiswa KKM disambut dengan tangan terbuka oleh jamaah. Di sela-sela pembacaan syair, kami juga menyisipkan interaksi ringan dengan warga, yang membuat jarak antara mahasiswa dan masyarakat semakin terkikis.



Bagi kami, kegiatan ini adalah momen untuk:





  • Adaptasi Budaya: Mengenal lebih dalam tradisi keagamaan lokal di Desa Ngadireso.




  • Silaturahmi: Memperkenalkan program kerja KKM lainnya kepada tokoh masyarakat secara informal.




  • Integrasi Sosial: Menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya datang untuk tugas akademik, tapi juga untuk menjadi bagian dari kehidupan sosial warga.





Melalui gema Diba’an ini, kami berharap keberkahan selalu menyertai setiap langkah program kerja kami di desa ini. Pengalaman ini mengajarkan kami bahwa pendekatan hati melalui tradisi keagamaan jauh lebih efektif untuk membangun kepercayaan masyarakat dibandingkan sekadar komunikasi formal.