Peringatan Isra Mi’raj hari ketiga di TPQ Nashruddin berlangsung dengan penuh semangat dan nuansa religius yang kental. Kegiatan ini diselenggarakan oleh mahasiswa KKM Kelompok 13 UIN Malang sebagai bentuk kontribusi dalam pembinaan keagamaan anak-anak. Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu ustadz TPQ setempat. Doa bersama tersebut bertujuan memohon kelancaran dan keberkahan selama rangkaian lomba berlangsung. Seluruh peserta lomba, panitia, serta para pendamping mengikuti doa dengan khidmat. Suasana kebersamaan dan kekhusyukan terasa sejak awal kegiatan dimulai.
Setelah doa bersama, ustadz TPQ Nashruddin menyampaikan pengumuman mengenai tempat pelaksanaan lomba serta pembagian kelas untuk setiap cabang perlombaan. Pengumuman tersebut bertujuan agar seluruh santri mengetahui lokasi lomba yang akan diikuti sesuai dengan kategori masing-masing. Setelah pengumuman disampaikan, para santri diarahkan menuju ruangan atau kelas lomba yang telah ditentukan. Setibanya di ruang lomba, juri masing-masing cabang perlombaan membacakan petunjuk teknis secara rinci. Penyampaian juknis dilakukan agar peserta memahami aturan dan ketentuan lomba dengan jelas. Para santri tampak antusias dan siap mengikuti perlombaan sesuai arahan yang diberikan.
Cabang lomba pertama yang dilaksanakan adalah lomba adzan yang diikuti oleh santri putra. Lomba ini bertujuan melatih keberanian serta memperbaiki bacaan adzan sejak usia dini. Para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka dengan suara lantang dan penuh penghayatan. Dewan juri menilai dari segi makhraj, tajwid, serta irama adzan. Kegiatan ini mendapat perhatian khusus dari para pendamping dan orang tua santri. Suasana lomba berlangsung khidmat dan penuh semangat religius.
Selain lomba adzan, panitia juga menyelenggarakan lomba hafalan Juz Amma dan lomba sambung ayat Juz 30. Kedua lomba ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan santri terhadap Al-Qur’an. Peserta diuji kemampuan hafalan serta ketepatan dalam melanjutkan ayat yang dibacakan. Anak-anak menunjukkan kemampuan yang membanggakan dengan hafalan yang lancar. Mahasiswa KKM memberikan motivasi kepada peserta agar tetap percaya diri. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran sekaligus evaluasi hafalan santri
Lomba praktik sholat juga menjadi salah satu cabang lomba yang dilaksanakan pada hari ketiga ini. Lomba ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman tata cara sholat yang benar sejak dini. Peserta diminta mempraktikkan gerakan dan bacaan sholat sesuai tuntunan. Dewan juri menilai ketepatan gerakan, bacaan, serta kekhusyukan peserta. Anak-anak mengikuti lomba dengan serius dan penuh tanggung jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan sholat yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
Selain lomba yang bersifat praktik ibadah, panitia juga mengadakan lomba mewarnai dan lomba hafalan doa harian. Lomba mewarnai bertujuan melatih kreativitas dan motorik halus anak-anak. Sementara itu, lomba hafalan doa harian bertujuan membiasakan santri mengamalkan doa dalam aktivitas sehari-hari. Anak-anak tampak ceria dan antusias mengikuti kedua lomba tersebut. Suasana kegiatan menjadi semakin meriah dengan berbagai ekspresi ceria peserta. Seluruh lomba dirancang agar tetap edukatif dan menyenangkan.
Setelah seluruh rangkaian lomba selesai dilaksanakan, acara ditutup dengan doa penutupan bersama. Doa penutupan dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas kelancaran kegiatan hari ketiga lomba Isra Mi’raj. Mahasiswa KKM Kelompok 13 UIN Malang menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara. Para peserta kemudian diarahkan untuk kembali ke rumah masing-masing dengan tertib. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan pengalaman berharga bagi para santri. Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai Islami sejak dini.