Ada momen-momen dalam KKM yang kelihatannya sederhana, tapi justru itu yang paling lama tinggal di kepala. Bukan agenda besar, bukan acara seremonial melainkan kebersamaan yang jujur dan hangat. Salah satu momen itu aku alami bersama Calon Jamaah Haji bernama Bapak Muhammad Husni.
Hari itu kami memasak salad sehat bersama di rumah beliau. Menariknya, menu ini terinspirasi dari makanan favorit Pak Husni sendiri. Beliau dengan antusias bercerita tentang kebiasaan hidup sehat yang mulai ia jalani, sambil sesekali bercanda ringan yang bikin suasana dapur terasa akrab. Aktivitas memasak yang biasanya terasa biasa saja, berubah jadi ruang belajar tentang kesehatan, tentang kebiasaan baik, dan tentang bagaimana seseorang menjaga tubuhnya dengan penuh kesadaran.
Tak berhenti di situ, kebersamaan kami berlanjut dengan jogging keliling kompleks bersama Pak Husni. Awalnya cuaca bersahabat, tapi lama-lama hujan turun tanpa permisi. Alih-alih berhenti, kami justru tertawa dan tetap berlari kecil, membiarkan hujan jadi bagian dari cerita hari itu. Rasanya sederhana, tapi jujur seperti hidup itu sendiri.
Setelah jogging, Pak Husni dengan penuh perhatian membelikan kami bakso bakar yang rasanya luar biasa enak, ditambah roti abon yang langsung jadi penutup sempurna hari itu. Makanan sederhana, tapi terasa spesial karena dimakan bersama, setelah lelah, dan dengan perasaan senang.
Yang paling berkesan justru datang di momen tenang setelahnya. Kami duduk, mendengarkan cerita-cerita masa lalu Pak Husni tentang perjuangan hidup, pilihan-pilihan sulit, dan pelajaran yang ia petik seiring waktu. Ceritanya tidak menggurui, tapi mengalir apa adanya. Dari sana aku belajar bahwa inspirasi tidak selalu datang dari tokoh besar, tapi sering kali dari orang-orang di sekitar kita yang hidupnya penuh makna.
Semua itu dibalut oleh ambience rumah Pak Husni yang terasa begitu nyaman. Rumahnya tidak mewah, tapi hangat. Ada rasa diterima, rasa pulang, dan rasa tenang yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Pengalaman ini mengajarkanku bahwa KKM bukan hanya soal program dan pengabdian, tetapi juga tentang hubungan manusia dengan manusia. Tentang hadir sepenuh hati, berbagi waktu, dan belajar dari cerita hidup orang lain. Dan hari itu, bersama Pak Husni, hujan, salad sehat, dan cerita masa lalu aku membawa pulang lebih dari sekadar kenangan.