4 months ago

Jemput Bola Demi Lingkungan: Aksi Nyata KKM Arkadiakarsa

Header Image
MARSYA ADELINE DESWINTARANI

220605110065 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.18

 



MALANG – Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 18 ARKADIAKARSA Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menghadirkan inovasi sosial melalui program unggulan Sedekah Limbah. Pada Kamis, 22 Januari 2026, mahasiswa menerapkan sistem Jemput Bola dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga di Perumahan Dirgantara Permai untuk mengumpulkan donasi.



Program ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam bersedekah sekaligus menjaga kebersihan lingkungan. Tanpa harus datang ke lokasi, warga cukup menyiapkan barang bekas di rumah masing-masing, kemudian mahasiswa KKM akan menjemputnya secara langsung. Pendekatan ini terbukti efektif meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu dan sarana angkut.



Jenis limbah yang dikumpulkan difokuskan pada sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomis, seperti minyak jelantah, perangkat elektronik rusak (e-waste), botol plastik, serta kardus dan kertas bekas. Limbah-limbah tersebut selanjutnya dikelola dan dijual melalui mitra pengelolaan sampah untuk menghasilkan dana sosial.



Antusiasme warga terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Sejumlah warga dengan senang hati menyerahkan barang bekas yang selama ini menumpuk di rumah. Bagi mereka, program Sedekah Limbah tidak hanya membantu membersihkan rumah, tetapi juga menjadi sarana amal yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.



Meski cuaca sempat tidak menentu, semangat mahasiswa tidak surut. Menggunakan kendaraan roda tiga (motor tosa/viar), tim KKM menyusuri lorong-lorong perumahan untuk memastikan seluruh donasi dapat terangkut dengan baik. Seluruh hasil pengelolaan Sedekah Limbah ini nantinya akan disalurkan untuk mendukung operasional dan kemakmuran Masjid Al Muhajirin Dirgantara.



Melalui program ini, KKM Arkadiakarsa berharap dapat menumbuhkan budaya baru di masyarakat: bahwa sampah bukan sekadar limbah, melainkan sumber keberkahan dan kepedulian sosial.