1 week ago

judul dan sub judul Bukan Sekadar Canva, Ini Inovasi Integrasi Desain ke Dalam Pembelajaran Interaktif Pondok Ramadhan oleh Mahasiswa KKM di SMPN 2 Lawang Menggabungkan materi keagamaan dan Keterampilan Digital, Mahasiswa KKM Buktikan bahwa Belajar Agama

Header Image
DEWI MUTMAINAH

230102110013 • KKM Unggulan Fakultatif (FITK) • G.543

isi Sebuah angin segar berembus di lingkungan SMPN 2 Lawang di pertengahan Ramadhan tahun ini. Tidak seperti pondok Ramadhan pada umumnya yang hanya berisi ceramah satu arah, para mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari UIN MALANG justru menghadirkan terobosan: mengintegrasikan Canva sebagai media pembelajaran interaktif untuk mengajarkan esensi puasa, thaharah, dan sholat.Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini bukan sekadar transfer ilmu agama, melainkan laboratorium kecil bagaimana teknologi desain dapat menumbuhkan antusiasme siswa terhadap nilai-nilai spiritual.



Mengajarkan agama di era digital tidak cukup hanya dengan ceramah. Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari UIN MALANG di SMPN 2 Lawang membuktikan hal tersebut dengan menghadirkan Pondok Ramadhan yang berbeda. Mereka mengawali kegiatan tiga hari ini bukan dengan ceramah puasa, melainkan dengan pelatihan teknis penggunaan Canva. Di hari pertama, suasana ruang multimedia SMPN 2 Lawang tampak berbeda. Tidak ada buku catatan atau kitab kuning. Yang terlihat adalah puluhan pasang mata siswa kelas 7 dan 8 yang tertuju pada layar laptop dan gawai mereka. Mahasiswa KKM memulai dengan materi dasar Canva yang meliputi: membuat akun mengenal fitur utama seperti template, elemen, teks, upload, dan background, cara menggunakan fitur drag-and-drop untuk menyusun desain, memilih font yang sesuai untuk konten Islami (misal: font kaligrafi atau sans serif yang rapi), serta menyimpan dan mengekspor desain dalam berbagai format (JPG, PNG, PDF, atau GIF). “Kami sadar, tidak semua siswa familiar dengan Canva. Ada yang baru pertama kali membuka aplikasi ini. 



Memasuki hari kedua, setelah siswa cukup mahir secara teknis, mahasiswa KKM mulai menyisipkan materi inti keagamaan namun tetap menggunakan Canva sebagai media interaktif. Pada sesi pertama tentang puasa, siswa tidak hanya mendengarkan ceramah tentang rukun dan sunnah puasa. Mereka langsung diminta membuat infografis digital berisi: lima hal yang membatalkan puasa (dengan ikon visual), tiga manfaat puasa untuk kesehatan dan jiwa, serta jadwal imsakiyah versi desain mereka sendiri. Pada sesi kedua tentang thaharah dan sholat, mahasiswa KKM menyiapkan template kuis interaktif Canva yang berisi animasi urutan wudhu (setiap klik menampilkan gerakan dan doa), “Dengan Canva, materi yang dulu terasa berat dan membosankan sekarang jadi seperti bermain game. Mereka belajar sambil mempraktikkan langsung desain,” Para siswa pun berlomba-lomba menyelesaikan kuis dan mendesain infografis terbaik. Guru pendamping yang turut hadir mengaku takjub melihat perubahan metode yang menyedot perhatian siswa sepenuhnya.



Di hari ketiga, rangkaian Pondok Ramadhan memasuki puncaknya. Setelah dua hari belajar teknis dan mengaplikasikannya untuk materi agama, hari ketiga difokuskan pada pameran, penilaian, dan apresiasi. Agenda meliputi pameran di kelas oleh setiap anak tentang poster atau infografis bertema puasa, thaharah, atau sholat), dan yang paling ditunggu: pengumuman lomba desain Canva terbaik sepanjang kegiatan. Dewan juri dari mahasiswa KKM menilai berdasarkan tiga kriteria: kesesuaian materi Islami (apakah isi desain sesuai ajaran yang benar), estetika dan tata letak (penggunaan font, warna, elemen), serta kreativitas (apakah ada animasi, ilustrasi unik, atau ide orisinal). Para pemenang pun diumumkan.



Kepala SMPN 2 Lawang, ibu sri purwati S.Pd mengaku terkesan dengan pendekatan yang digunakan mahasiswa KKM. “Biasanya pondok Ramadhan itu ceramah, ceramah, dan ceramah. Anak-anak cepat bosan. Kali ini berbeda. Mahasiswa KKM mengajarkan Canva dulu di hari pertama, baru setelah siswa bisa, mereka menggunakan Canva untuk mendesain ulang pemahaman mereka tentang puasa, thaharah, dan sholat. Ini inovasi yang luar biasa dan patut dicontoh,” tuturnya. Para mahasiswa KKM pun berharap keterampilan Canva yang telah diajarkan tidak berhenti di sini. Mereka telah menyerahkan puluhan template Canva dan modul panduan singkat kepada guru-guru, agar pembelajaran interaktif berbasis desain dapat terus berlanjut bahkan setelah kegiatan KKM usai.