Suasana Masjid At-Taqwa Perumahan Bumi Tunggulwulung Indah, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, tampak lebih ramai dari biasanya pada Minggu pagi, 25 Januari 2026. Sejak pukul 07.30 WIB, jamaah mulai berdatangan satu per satu, memenuhi ruang utama masjid dengan wajah penuh antusias. Tidak hanya orang tua, tetapi juga remaja hingga anak-anak ikut meramaikan saf. Pagi itu, Masjid At-Taqwa menggelar Kajian Dhuha Spesial yang berbeda dari agenda rutin bulanan, karena dikemas dengan pelatihan praktik perawatan jenazah bertema "Fardhu Kifayah: Bekal Mengantar Kepulangan."
Kajian dhuha ini sejatinya merupakan program rutin Masjid At-Taqwa yang dilaksanakan satu bulan sekali. Namun, pelaksanaan kali ini terasa lebih istimewa karena tidak hanya berisi tausiyah, melainkan juga praktik langsung pemulasaraan jenazah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program kerja mahasiswa KKM Kelompok 121 Swastikara Nawasena UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang berkolaborasi dengan takmir masjid sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Rangkaian acara dibuka dengan salat dhuha berjamaah. Suasana khusyuk terasa ketika jamaah berdiri sejajar dalam saf, memulai kegiatan dengan ibadah. Setelah itu, jamaah tetap berada di tempat untuk mengikuti kajian dan pelatihan yang dipandu langsung oleh pemateri, Ustadz Asep Hidayatulloh, Wakil Ketua MUI Kecamatan Blimbing sekaligus Imam Masjid Sabilillah Kota Malang.
Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Kajian Dhuha Spesial di Masjid At-Taqwa : Pelatihan Perawatan Jenazah Sebagai Bekal Sosial Keumatan".
https://www.kompasiana.com/swastikaranawasena121/6980df44ed6415046f2340f3/kajian-dhuha-spesial-di-masjid-at-taqwa-pelatihan-perawatan-jenazah-sebagai-bekal-sosial-keumatan?page=1&page_images=1