3 months ago

Kegiatan Mengajar Ngaji di TPQ Umik Siti dalam Program KKN

Header Image
DWIYANA KHUSNUL QOTIMAH

230501110113 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.60

Selama mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN), saya bersama tim melakukan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan masyarakat. Salah satu kegiatan yang saya ikuti secara aktif adalah mengajar mengaji di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) milik Umik Siti.

TPQ ini berlokasi di rumah Umik Siti dan menjadi tempat belajar bagi anak-anak sekitar. Kegiatan mengaji di TPQ ini dilaksanakan setiap hari setelah salat Maghrib hingga adzan Isya, kecuali pada hari Kamis. Jumlah santri yang mengikuti kegiatan ini sekitar 15 sampai 20 anak dengan berbagai usia.

Dalam kegiatan ini, pengajar yang terlibat hanya siswa perempuan, sehingga siswa laki-laki tidak ikut mengajar. Hal ini sesuai dengan aturan yang berlaku di TPQ tersebut. Saya merasa bersyukur dapat dipercaya untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan ini.

Materi yang diajarkan kepada anak-anak meliputi membaca dan memahami Al-Qur'an serta mempelajari kitab pegon berbahasa Jawa. Anak-anak terlihat sangat antusias dan semangat dalam mengikuti pembelajaran. Mereka juga merasa senang karena mendapatkan metode pembelajaran dan ilmu baru dari mahasiswa KKN.

Selain itu, kami juga mendapatkan Berbagai yang sangat baik dari Umik Siti dan masyarakat sekitar. Mereka sangat mendukung kegiatan ini dan merasa terbantu dengan adanya pendampingan belajar bagi anak-anak.

Melalui kegiatan mengajar di TPQ ini, saya belajar untuk lebih sabar, bertanggung jawab, dan peduli terhadap pendidikan keagamaan anak-anak. Kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga selama pelaksanaan KKN dan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para santri.

Dengan adanya program ini, diharapkan semangat belajar anak-anak semakin meningkat serta hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat semakin erat.

Pada saat kegiatan KKN SAGARAS Kelompok 60 memasuki masa akhir dan tiba waktu perpisahan, suasana haru pun terasa di lingkungan TPQ Umik Siti. Anak-anak menunjukkan kesedihan karena harus berpisah dengan para mahasiswa KKN yang akan kembali ke universitas masing-masing. Beberapa di antara mereka bahkan menangis karena merasa kehilangan sosok kakak-kakak yang selama ini mendampingi kegiatan belajar mengaji.

Sebagai bentuk kenang-kenangan dan rasa kasih sayang, anak-anak memberikan hadiah kepada kakak-kakak KKN. Kegiatan perpisahan tersebut kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi dan kenangan indah selama kegiatan berlangsung.

Selain itu, mahasiswa KKN juga memberikan bingkisan kepada seluruh santri TPQ berupa makanan ringan satu renteng untuk setiap anak, bangku mengaji lipat, serta kitab sebagai sarana pendukung pembelajaran. Pemberian bingkisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan semangat baru bagi anak-anak dalam menuntut ilmu agama.