3 months ago

Kehangatan Kekeluargaan dalam Pelaksanaan Edukasi Kesehatan Calon Jamaah Haji melalui Media Video dan Kegiatan Jalan Pagi

Header Image
MASYAYU MAYSA AZ ZAHRA

230703110077 • KKM Unggulan Fakultatif • G.246

Selama pelaksanaan KKM, pengalaman yang paling berkesan adalah kunjungan ke-2, pada tanggal 3 Januari 2026. Pada kunjungan tersebut, kami (saya dan rekan-rekan kelompok) bersama Ibu Demi dan Bapak Sugeng (CJH) melaksanakan kegiatan jalan kaki pagi dan memberikan edukasi video.



Setibanya di rumah, Bapak dan Ibu CJH menyambut kami dengan sangat ramah dan hangat, layaknya keluarga sendiri. Kami juga disuguhi sarapan nasi jagung pecel yang sederhana, kerupuk, buah pisang, dan air putih. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan jalan kaki pagi sejauh kurang lebih 3 km. Selama perjalanan, terlihat jelas semangat Bapak Sugeng dan IBu Demi yang tetap baik dan tidak memperlihatkan kelelahan, meskipun beliau telah berusia 62 tahun. Hal tersebut tak luput dari kegiatan sehari-hari Bapak Sugeng dan Ibu Demi yang mengelola sawah dan biasanya senam pagi satu minggu sekali. Tentunya menjadi motivasi tersendiri bagi kami dan mencerminkan pentingnya menjaga kebugaran fisik, terutama bagi CJH.



Kegiatan jalan pagi tersebut semakin mempererat keakraban antara kami dengan Bapak dan Ibu CJH. Sepanjang perjalanan, kami saling berbincang dengan hangat dan santai, membahas berbagai hal seputar kehidupan sehari-hari. Di sela-sela itu, kami juga menyisipkan edukasi kesehatan serta diskusi ringan mengenai aktivitas dan kondisi yang mungkin dihadapi saat pelaksanaan ibadah haji nanti. Suasana terasa sangat akrab dan penuh kekeluargaan, sehingga kegiatan berjalan dengan nyaman dan menyenangkan.



Setelah selesai jalan pagi, kami kembali ke rumah Bapak dan Ibu CJH dan beristirahat selama kurang lebih 15–20 menit. Pada waktu tersebut, kami melanjutkan obrolan sekaligus memberikan tayangan video edukasi kesehatan. Video tersebut berisi pengetahuan singkat mengenai kondisi cuaca di Makkah dan Madinah, serta berbagai risiko masalah kesehatan yang dapat muncul, seperti gejala hipertensi, diabetes, asam urat, kolesterol, dan heat stroke. Selain itu, disampaikan pula cara penanganan dan pengendalian kondisi tersebut, serta beberapa keringanan dalam pelaksanaan ibadah haji apabila jamaah mengalami masalah kesehatan.



Bapak dan Ibu CJH terlihat menyimak video dengan baik, memahami materi yang disampaikan, serta aktif mengajukan pertanyaan. Antusiasme tersebut ditunjukkan dengan komunikasi dua arah yang sangat positif dan akrab. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan, meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, kami pun berpamitan untuk pulang.



Selama kunjungan, Bapak Sugeng juga kerap melontarkan candaan ringan bersama Ibu Demi, yang memperlihatkan kasih sayang dan keharmonisan di antara keduanya. Hal ini membuat kami benar-benar merasakan kehangatan suasana keluarga yang kami rindukan diperantauan. Ibu Demi pun menunjukkan sikap yang sangat penuh perhatian dan keibuan. Meskipun baru merupakan kunjungan kedua, kami sudah dianggap seperti anak sendiri. Pada setiap kunjungan, Bapak dan Ibu CJH selalu menyambut kami dengan baik, hangat, dan penuh semangat, serta menerima setiap edukasi yang diberikan dengan terbuka dan penuh pemahaman. Sejujurnya, seluruh kegiatan KKM selama ini, kunjungan ke rumah Bapak Sugeng dan Ibu Demi menjadi momen yang berkesan dan tidak terlupakan.