1 year ago

Kendalikan Gedget Anak Demi Masa Depan: Langkah Nyata Kelompok Mahasiswa UIN Malang di Kecamatan Paiton

Header Image
RIZIQ SYUKRON AHMADI

220104110116 • KKM MBKM & Pengabdian Lain • G.307

Pesisir II, 11 Maret 2025 KKM Azarion UIN Malang bekerja sama dengan pihak Kecamatan Paiton untuk mengadakan kegiatan seminar parenting dan stunting dengan mengusung tema "Bijak di Depan Layar: Panduan Orang Tua Sehatkan Screen Time Anak". Tujuan paling mendasar adalah untuk mengedukasi dan meningkatkan kesadaran para orang tua mengenai berbagai dampak screen time terhadap perkembangan fisik, kognitif, sosial, emosional, dan mental anak. Kegiatan ini digelar dirumah ibu dwi selaku ketua PKK kecamatan Paiton, kelompok mahasiswa UIN Malang mengajak para ibu-ibu yang telah selesai dalam rangkaian posyandu untuk berpartisipasi dalam kegiatan seminar tersebut. Kegiatan ini didukung bidang LP2M Universitas Islam Egri Maulana Malik Ibrahim Malang, yang bertujuan untuk membentuk generasi sehat dan cerdas bebas stunting di Desa Pesisir II Kecamatan Paiton Probolinggo.



Salah satu langkah nyata kelompok mahasiswa KKM Azarion, perenting terwujud dengan diadakannya seminar terkait screen time anak. Sementara stunting terwujud dengan pemberian makanan sehat, vitamin dan susu, hal ini diberikan untuk mendukung Kesehatan dan tumbuh kembang anak.



 



Kegiatan seminar perenting dan stunting dihadiri oleh beberapa perangkat Kecamatan, Koordinator kelompok mahasiswa, serta kader posyandu. Acara diawali dengan pembukaan, acara inti yakni seminar perenting dan stunting, dan sesi tanya jawab atau diskusi. Kelompok mahasiswa KKM Azarion memberikan penyuluhan mengenai screen time, mulai dari definisi, manfaat, dampak, serta Langkah-langkah pembatasan gedget pada anak. Kadang ibu muda, akan cenderung memberikan anak gadget agar anak mereka tidak tantrum, agar anaknya bisa makan, agar anaknya anteng dan masih banyak alasan lain yang mendasari orang tua memberikan gadget tanpa batasan waktu. Melalui penyuluhan ini, diharapkan masyarakat terutama ibu-ibu bisa memahami pentingnya pembatasan gadget pada anak.



 



Selain melakukan penyuluhan, Sebagian tim KKM Azarion juga membantu petugas posyandu untuk mengukur tinggi badan dan berat badan balita serta ibu hamil. Hasil pemeriksaan ini akan digunakan untuk memantau perkembangan ibu hamil dan anak, serta mendeteksi resiko-resiko yang mungkin terjadi. Setiap balita atau ibu hamil yang selesai rangkaian posyandu, akan diberikan makanan sehat yang berisi bubur kacang ijo, jajanan pasar, telur rebus, dan susu. Hal ini dilakukan untuk membantu melengkapi asupan nutrisi anak serta menjadi bentuk edukasi gizi praktis ada ibu-ibu.



 



Acara ditutup dengan doa bersama serta salam-salaman dengan petugas posyandu dan ibu-ibu PKK, dan diakhiri dengan penyerahan piagam kepada kader posyandu pesisir II. Diharapkan kegiatan penyuluhan parenting dan stunting dapat berlangsung di masa yang akan datang. Kebersaaman yang terjalin pada kegiatan ini menjadi momen berharga untuk mempererat hubungan antara perangkat kecamatan, kader posyandu, ibu-ibu PKK, serta masyarakat sekitar. Kelompok mahasiwa KKM Azarion UIN Malang, berharap dengan terlaksananya kegiatan seminar ini dapat memberikan wawasan baru, tentang bagaimana cara mengatur pola asuh yang tepat dan pemenuhan asupan harian yang tercukupi untuk pembentukan generasi sehat dan cerdas. Semoga kedepannya, banyak kegiatan seperti ini dilakukan dan diberikan pada masyarakat desa terutama Kawasan 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) guna meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pencegaha stunting yang semakin meningkat, sehingga dapat membentuk generasi sehat dan cerdas