Program KKM unggulan fakultatif HIPE (Hajj Interprofessional Education) merupakan bentuk pengabdian mahasiswa yang menggabungkan dua profesi kesehatan, yaitu kedokteran dan farmasi, dalam satu kolaborasi nyata di masyarakat. Program ini dirancang khusus untuk mendukung kesiapan kesehatan calon jamaah haji melalui pendekatan interprofesional.
Mengapa harus dua profesi? Karena dalam pelayanan kesehatan, terutama dalam persiapan kesehatan haji tidak hanya soal diagnosis penyakit yang dilakukan oleh dokter, tetapi juga terkait kepatuhan minum obat, serta pemahaman interaksi obat dan pengaruhnya pada pelaksanaan ibadah haji yang hal ini berhubungan dengan farmasi. Sinergi ini penting untuk mencapai satu tujuan utama, yaitu "istito’ah" yang berupa kemampuan fisik dan mental jamaah untuk menjalankan ibadah haji dengan aman.
Kegiatan HIPE kali ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Puskesmas Beji, dengan sasaran pembinaan pada calon jamaah haji yang merupakan pasangan suami istri, yaitu Bapak Eko Kuncoro dan Ibu Sri Sondari. Kegiatan diawali dengan monitoring kesehatan, meliputi pengecekan kondisi umum serta diskusi riwayat penyakit dan terapi yang sedang dijalani.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan penyuluhan mengenai konsep istito’ah terutama dari aspek kesehatan seperti pentingnya kontrol rutin, kepatuhan minum obat, menjaga pola makan, dan manajemen aktivitas fisik menjelang keberangkatan haji. Edukasi ini membantu calon jamaah memahami bahwa menjaga kesehatan adalah bagian dari persiapan ibadah, bukan sekadar syarat formal.
Kegiatan ditutup dengan pemberian souvenir berupa baju sebagai bentuk kenang-kenangan sekaligus simbol dukungan moral bagi Bapak Eko dan Ibu Sri dalam perjalanan spiritual mereka. Lebih dari sekadar kunjungan, interaksi ini menjadi pengalaman belajar bermakna bagi mahasiswa tentang pentingnya kolaborasi antarprofesi dan pendekatan humanis dalam pelayanan kesehatan.