3 months ago

KKM-158 Girinadiwana: Pengabdian Mahasiswa yang Menyentuh Berbagai Dimensi Masyarakat Desa Plumpung

Header Image
SYAUQI AHMAD SAHNON

230204110030 • KKM Mandiri • G.158

Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) merupakan wujud nyata sinergi antara kampus dan masyarakat. Di Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, mahasiswa dari kelompok KKM-158 Girinadiwana melaksanakan program pengabdian masyarakat yang komprehensif dan terstruktur, mencakup aspek keagamaan, pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi warga desa. Rangkaian kegiatan dimulai dengan orientasi wilayah dan silaturahmi dengan kepala desa serta ketua RT. Mahasiswa menyesuaikan program kerja dengan kebutuhan masyarakat desa sehingga dampaknya terasa langsung dan relevan. Selain itu, mereka juga aktif dalam kegiatan kerja bakti membantu warga mengatasi masalah seperti dampak longsor di beberapa dusun. Salah satu fokus utama program adalah pendidikan. Mahasiswa rutin mendampingi kegiatan belajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) setempat. Pembelajaran di TPQ diarahkan secara bertahap, mulai dari kemampuan membaca Al-Qur’an, perbaikan tajwid, hingga praktik langsung yang membuat santri merasa nyaman dan interaktif. Di MI, kehadiran mahasiswa juga membantu kegiatan belajar mengajar, termasuk kegiatan ekstrakurikuler seperti kepramukaan.



Selain pada bidang pendidikan, mahasiswa KKM-158 juga berkontribusi besar dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Mereka melakukan pendataan UMKM lokal — seperti usaha roti, tempe, tahu, dan toko kecil — serta memfasilitasi pemetaan lokasi usaha di Google Maps dan pelatihan penggunaan QRIS sebagai sarana transaksi digital. Pendekatan ini sejalan dengan tren digitalisasi yang juga didorong oleh program serupa di daerah lain untuk meningkatkan visibilitas usaha dan memperluas pasar UMKM di desa. Tak hanya itu, semangat pengabdian masyarakat juga tercermin dalam kegiatan keagamaan dan sosial. Mahasiswa membantu persiapan peringatan Isra’ Mi’raj yang diselenggarakan di MI Desa Plumpung, lengkap dengan lomba dan kegiatan bernuansa religius yang berjalan meriah bersama warga dan siswa. Pada kesempatan ini, juga diadakan pelatihan keterampilan digital bagi ibu-ibu PKK, untuk menambah wawasan mereka dalam ekonomi kreatif berbasis digital.



Keterlibatan mahasiswa tidak berhenti di situ — mereka juga mendukung kegiatan Posyandu, pemasangan papan informasi desa, bahkan penyerahan tempat sampah sebagai bentuk dukungan terhadap kebersihan lingkungan. Seluruh kegiatan ditutup dengan penuh rasa kebersamaan, doa bersama, dan penyerahan kenang-kenangan kepada masyarakat. Dengan pendekatan menyeluruh yang melibatkan pendidikan, digitalisasi ekonomi, dan pemberdayaan sosial, program KKM-158 Girinadiwana di Desa Plumpung menjadi contoh bahwa keberhasilan pengabdian tidak hanya diukur dari satu kegiatan saja, tetapi dari manfaat luas yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat desa.