Kelompok KKM 184 Nuswara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan pendistribusian dan pemasaran produk jamu herbal Njamu Kane milik UMKM Bu Indra di kawasan Car Free Day (CFD) Oma Campus Dau, Malang, pada Minggu (5/1/2026), sebagai upaya perwujudan program kerja pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah melalui pemasaran langsung kepada masyarakat.
Kegiatan diawali dengan keberangkatan seluruh anggota Kelompok KKM 184 Nuswara menuju lokasi CFD pada pukul 06.00 WIB. Setibanya di lokasi, mahasiswa secara bersama-sama menyiapkan tempat untuk berjualan dengan mencari area yang dinilai strategis dan mudah dijangkau oleh pengunjung. Persiapan tersebut dilakukan untuk menunjang kelancaran kegiatan pemasaran sekaligus memaksimalkan interaksi dengan masyarakat yang hadir di kawasan CFD. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa secara aktif menawarkan produk jamu herbal kepada pengunjung CFD dengan pendekatan komunikatif dan persuasif. Selain melakukan penjualan secara langsung, mahasiswa juga membagikan brosur yang memuat informasi mengenai ragam varian jamu beserta penjelasan manfaatnya bagi kesehatan. Upaya ini dilakukan agar masyarakat tidak hanya tertarik untuk membeli, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai nilai kesehatan dan khasiat jamu sebagai produk herbal tradisional.
Produk jamu yang dipasarkan dikemas dalam dua pilihan ukuran, yakni botol berukuran 500 ml dengan harga Rp10.000 dan botol berukuran 250 ml dengan harga Rp5.000. Dari total 35 botol jamu yang disediakan, sebanyak 28 botol berhasil terjual selama kegiatan berlangsung. Capaian tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap produk jamu herbal serta efektivitas pemasaran langsung di ruang publik dalam meningkatkan penjualan produk UMKM. Kegiatan pemasaran ini berlangsung hingga pukul 10.00 WIB dan memberikan dampak positif bagi mahasiswa maupun pemilik usaha. Bagi mahasiswa KKM, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung mengenai praktik kewirausahaan, mulai dari teknik menawarkan produk, melayani konsumen, hingga membangun komunikasi yang baik dengan calon pembeli. Pengalaman tersebut turut melatih rasa percaya diri serta meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi dinamika pemasaran di lapangan.
Sementara itu, pemilik UMKM jamu, Bu Indra, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang diberikan oleh mahasiswa KKM melalui kegiatan pemasaran di CFD. Bantuan tersebut dinilai mampu memperluas jangkauan pemasaran sekaligus memperkenalkan produk jamu herbal kepada masyarakat yang lebih luas. Melalui kegiatan ini, Kelompok KKM 184 Nuswara berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung keberlangsungan UMKM lokal serta mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap konsumsi produk herbal tradisional.