2 months ago

KKM 19 Sattvaghana UIN Malang Gelar Pelatihan Ecocraft Membuat Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Header Image
KHAIRA RISALATI NASWA UTAMI

230602110057 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.19

MALANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 19 Sattvaghana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar kegiatan pelatihan ecocraft pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah di Balai RW 11 Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan perwakilan dari enam RT di wilayah RW 11 Sawojajar.



 



Pelatihan ini mengusung tema “Ecocraft: Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Guna”. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah rumah tangga sekaligus memberikan keterampilan baru yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.



 



Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh perwakilan mahasiswa KKM 19 Sattvaghana yang menyampaikan latar belakang pelaksanaan program. Dalam sambutannya, panitia menekankan pentingnya inovasi pengolahan limbah minyak jelantah yang selama ini sering dibuang sembarangan dan berpotensi mencemari lingkungan. Melalui pelatihan ini, masyarakat diajak untuk mengubah limbah tersebut menjadi produk kreatif berupa lilin aromaterapi yang bermanfaat dan memiliki nilai jual.



 



Memasuki sesi inti, peserta diberikan pemaparan singkat mengenai bahaya minyak jelantah apabila dibuang langsung ke saluran air serta manfaat daur ulang minyak bekas. Selanjutnya, peserta mengikuti praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi dengan bimbingan mahasiswa KKM. Proses pembuatan meliputi penyaringan minyak jelantah, pencampuran bahan tambahan, pemberian aroma, hingga pencetakan lilin ke dalam wadah yang telah disiapkan.



 



Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti setiap tahapan praktik. Para peserta tidak hanya menyimak penjelasan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses produksi lilin aromaterapi. Kegiatan ini menjadi pengalaman baru bagi sebagian besar warga karena memanfaatkan bahan yang selama ini dianggap sebagai limbah.



 



Salah satu peserta mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan baru tentang cara mengolah minyak jelantah agar tidak mencemari lingkungan. Selain itu, produk lilin aromaterapi yang dihasilkan dapat digunakan sendiri di rumah maupun berpotensi menjadi peluang usaha rumahan.



 



Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM 19 Sattvaghana UIN Malang berharap masyarakat RW 11 Sawojajar dapat lebih peduli terhadap lingkungan serta mampu mengembangkan kreativitas dalam mengolah limbah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Program pelatihan ecocraft ini juga menjadi wujud kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung gerakan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.



 



Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan terbentuk kebiasaan baru di tengah warga untuk mengelola minyak jelantah secara bijak serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.