1 year ago

KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Mengadakan Pembagian Buku Panduan Ubudiyah di TPQ Dewi Masitoh 2 : Upaya Peningkatan Kualitas Santri

Header Image
PUTRI DIVAYANI ANGGRAINI RIZKY

220502110078 • KKM Reguler Semester Ganjil 2024/2025 • G.110

Malang, 25 Januari 2025 - TPQ Dewi Masitoh 2, yang terletak di Desa Sumbersuko, menjadi saksi pelaksanaan pembagian buku panduan ubudiyah yang dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Buku ini merupakan hasil pengabdian dalam program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dan dirancang untuk meningkatkan pemahaman santri mengenai praktik ibadah, seperti sholat, wudhu, dan doa sehari-hari.



 



Latar Belakang Pengembangan Buku Panduan Berdasarkan observasi sebelumnya, capaian pembelajaran santri di TPQ Dewi Masitoh 2 dalam hal ubudiyah masih tergolong rendah. Hanya sekitar 30% santri yang mampu melakukan praktik sholat dengan benar, sementara pemahaman mereka mengenai tata cara wudhu hanya mencapai 40%. Melihat kondisi ini, tim KKM UIN Malang mengembangkan buku panduan sebagai media pembelajaran yang sistematis dan mudah dipahami.



 



Buku ini dirancang dengan bahasa yang sederhana serta ilustrasi menarik agar mudah dipahami oleh santri TPQ yang masih dalam tahap belajar.



 



Kegiatan Pembagian Buku Acara pembagian buku yang dilaksanakan pada 25 Januari 2025 ini dihadiri oleh para santri, pengajar TPQ, serta mahasiswa KKM yang terlibat dalam pengembangan buku. Para santri tampak antusias menerima buku panduan yang langsung digunakan dalam sesi pembelajaran di TPQ.



 



Ustadzah Ratna, salah satu pengajar TPQ Dewi Masitoh 2, mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif ini. "Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari mahasiswa UIN Malang. Buku ini sangat membantu kami dalam mengajarkan ibadah secara lebih sistematis, sehingga santri dapat lebih memahami dan mempraktikkan sholat serta wudhu dengan benar," tuturnya.



 



Harapan dan Pengembangan ke Depan Keberhasilan proyek ini diharapkan dapat menjadi model dalam pengembangan media pembelajaran di TPQ lain yang memiliki kendala serupa. Dengan adanya buku panduan ini, santri tidak hanya belajar melalui metode lisan, tetapi juga memiliki sumber belajar yang dapat digunakan secara mandiri.



 



Tim pengembang buku berharap bahwa upaya ini dapat terus dikembangkan dengan evaluasi lebih lanjut terhadap efektivitas buku dalam meningkatkan pemahaman ubudiyah santri. "Kami berharap buku ini dapat memberikan dampak positif bagi santri TPQ dan menjadi referensi bagi lembaga pendidikan non-formal lainnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran ibadah," ujar Sharul Maulana, salah satu mahasiswa yang terlibat dalam proyek ini.



 



Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan pendidikan ubudiyah di TPQ Dewi Masitoh 2 semakin meningkat dan mampu membentuk generasi santri yang lebih paham serta istiqomah dalam menjalankan ibadah sehari-hari.


1 year ago

KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Mengadakan Pembagian Buku Panduan Ubudiyah di TPQ Dewi Masitoh 2 : Upaya Peningkatan Kualitas Santri

Header Image
TRIA AYUNITA

220204110015 • KKM Reguler Semester Ganjil 2024/2025 • G.110

Malang, 25 Januari 2025 - TPQ Dewi Masitoh 2, yang terletak di Desa Sumbersuko, menjadi saksi pelaksanaan pembagian buku panduan ubudiyah yang dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Buku ini merupakan hasil pengabdian dalam program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dan dirancang untuk meningkatkan pemahaman santri mengenai praktik ibadah, seperti sholat, wudhu, dan doa sehari-hari.



 



Latar Belakang Pengembangan Buku Panduan Berdasarkan observasi sebelumnya, capaian pembelajaran santri di TPQ Dewi Masitoh 2 dalam hal ubudiyah masih tergolong rendah. Hanya sekitar 30% santri yang mampu melakukan praktik sholat dengan benar, sementara pemahaman mereka mengenai tata cara wudhu hanya mencapai 40%. Melihat kondisi ini, tim KKM UIN Malang mengembangkan buku panduan sebagai media pembelajaran yang sistematis dan mudah dipahami.



 



Buku ini dirancang dengan bahasa yang sederhana serta ilustrasi menarik agar mudah dipahami oleh santri TPQ yang masih dalam tahap belajar.



 



Kegiatan Pembagian Buku Acara pembagian buku yang dilaksanakan pada 25 Januari 2025 ini dihadiri oleh para santri, pengajar TPQ, serta mahasiswa KKM yang terlibat dalam pengembangan buku. Para santri tampak antusias menerima buku panduan yang langsung digunakan dalam sesi pembelajaran di TPQ.



 



Ustadzah vita , salah satu pengajar TPQ Dewi Masitoh 2, mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif ini. "Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari mahasiswa UIN Malang. Buku ini sangat membantu kami dalam mengajarkan ibadah secara lebih sistematis, sehingga santri dapat lebih memahami dan mempraktikkan sholat serta wudhu dengan benar," tuturnya.



 



Harapan dan Pengembangan ke Depan Keberhasilan proyek ini diharapkan dapat menjadi model dalam pengembangan media pembelajaran di TPQ lain yang memiliki kendala serupa. Dengan adanya buku panduan ini, santri tidak hanya belajar melalui metode lisan, tetapi juga memiliki sumber belajar yang dapat digunakan secara mandiri.



 



Tim pengembang buku berharap bahwa upaya ini dapat terus dikembangkan dengan evaluasi lebih lanjut terhadap efektivitas buku dalam meningkatkan pemahaman ubudiyah santri. "Kami berharap buku ini dapat memberikan dampak positif bagi santri TPQ dan menjadi referensi bagi lembaga pendidikan non-formal lainnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran ibadah," ujar Sharul Maulana, salah satu mahasiswa yang terlibat dalam proyek ini.



 



Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan pendidikan ubudiyah di TPQ Dewi Masitoh 2 semakin meningkat dan mampu membentuk generasi santri yang lebih paham serta istiqomah dalam menjalankan ibadah sehari-hari.