3 months ago

KKM Unggulan Fakultas Psikologi UIN Malang Gelar PsychoCare untuk Pendamping Pesantren Tebuireng Jombang, Tekankan Pentingnya Mengenal Diri Sebelum Mendampingi

Header Image
MUHAMMAD QUTHBIL HAIKALY ABIL HASAN ALY ASSYADZILY

230401110324 • KKM Unggulan Fakultatif • G.255

JOMBANG — Penguatan kesehatan mental di lingkungan pesantren tidak hanya diperlukan bagi santri, tetapi juga bagi para pendamping yang berperan langsung dalam proses pembinaan keseharian. Menyadari hal tersebut, Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Unggulan Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Malang Aksara 255 menyelenggarakan program unggulan PsychoCare: Pendamping Sehat, Pesantren Kuat yang dirangkaikan dengan seminar bertema “Mengenal Diri Sebelum Mendampingi”, sebagai bentuk penguatan kapasitas psikologis bagi pendamping Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jumat (30/1/2026).



 



Kegiatan yang dilaksanakan pada pukul 19.30 WIB ini berlangsung dengan penuh antusias dan suasana reflektif di lingkungan Pondok Pesantren Tebuireng. Program PsychoCare dirancang sebagai ruang aman dan suportif bagi para pendamping untuk memahami kondisi psikologis diri, mengenali emosi pribadi, serta membangun kesiapan mental sebelum menjalankan peran pendampingan santri.



 



Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menghadirkan Ibu Bilqis Rahmanda Hakim, S.Psi., M.Psi., Psikolog selaku asisten dosen Fakultas Psikologi UIN Malang, sebagai pemateri utama. Melalui seminar “Mengenal Diri Sebelum Mendampingi”, beliau menekankan pentingnya kesadaran diri, regulasi emosi, serta kesehatan mental pendamping sebagai fondasi utama dalam proses pendampingan yang empatik dan efektif. Materi disampaikan secara komunikatif dan aplikatif, sehingga mudah dipahami serta relevan dengan realitas pendampingan di lingkungan pesantren.



 



Tidak hanya sebatas penyampaian materi, program PsychoCare juga dilengkapi dengan sesi diskusi reflektif dan pendampingan psikologis. Pada sesi ini, para pendamping diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman, tantangan emosional, serta dinamika psikologis yang sering dihadapi dalam mendampingi santri. Pendekatan yang digunakan bersifat empatik dan non-judgmental, sehingga peserta merasa nyaman untuk membuka diri dan melakukan refleksi personal.



 



Program PsychoCare merupakan salah satu program kerja unggulan KKM Aksara 255 yang lahir dari hasil observasi dan dialog awal dengan pihak pesantren. Abah Hj. Lukman selaku mudir Pondok Pesantren Tebuireng, menyampaikan bahwa pendamping memiliki peran strategis dalam menjaga iklim psikologis pesantren. “Pendamping yang sehat secara mental akan mampu mendampingi santri dengan lebih sabar, empatik, dan bijaksana. Oleh karena itu, kegiatan seperti PsychoCare ini sangat penting dan relevan,” ungkapnya.



 



Respon positif juga ditunjukkan oleh para pendamping pesantren yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Antusiasme terlihat dari keaktifan peserta dalam sesi diskusi, refleksi diri, serta keterbukaan dalam menyampaikan pengalaman pendampingan. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan penguatan kesehatan mental bagi pendamping pesantren semakin mendesak dan perlu mendapat perhatian berkelanjutan.



 



Sementara itu, pihak pesantren Tebuireng Putri turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ustadzah Dian menyampaikan bahwa PsychoCare menjadi langkah strategis dalam mendukung terciptanya lingkungan pesantren yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga sehat secara psikologis. Pendamping yang mampu mengenali diri sendiri diharapkan dapat membangun relasi pendampingan yang lebih hangat, manusiawi, dan penuh empati.



 



Melalui program PsychoCare ini, KKM Aksara 255 berharap para pendamping Pondok Pesantren Tebuireng memiliki kesadaran yang lebih tinggi akan pentingnya menjaga kesehatan mental pribadi. Selain itu, diharapkan para pendamping mampu mengembangkan empati, komunikasi yang sehat, serta ketahanan psikologis dalam menjalankan peran pendampingan santri secara berkelanjutan.



 



Jombang, 6 Februari 2026



 



Ditulis oleh: KKM Unggulan Fakultas Psikologi UIN Malang


3 months ago

KKM Unggulan Fakultas Psikologi UIN Malang Gelar PsychoCare untuk Pendamping Pesantren Tebuireng Jombang, Tekankan Pentingnya Mengenal Diri Sebelum Mendampingi

Header Image
SITI MUTI`ATUL HASANAH

230401110159 • KKM Unggulan Fakultatif • G.255

JOMBANG — Penguatan kesehatan mental di lingkungan pesantren tidak hanya diperlukan bagi santri, tetapi juga bagi para pendamping yang berperan langsung dalam proses pelatihan kesekharian. Menyadari hal tersebut, Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Unggulan Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Malang Aksara 255 menyelenggarakan program unggulan PsychoCare: Pendamping Sehat, Pesantren Kuat yang dirangkaikan dengan seminar bertema “Mengenal Diri Sebelum Mendampingi”, sebagai bentuk kemampuan kapasitas psikologis bagi pendamping Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jumat (30/1/2026).



Kegiatan yang dilaksanakan pada pukul 19.30 WIB ini berlangsung dengan penuh antusias dan suasana reflektif di lingkungan Pondok Pesantren Tebuireng. Program PsychoCare dirancang sebagai ruang aman dan suportif bagi para pendamping untuk memahami kondisi psikologis diri, mengenali emosi pribadi, serta membangun kesiapan mental sebelum menjalankan peran pendampingan santri.



Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menghadirkan Ibu Bilqis Rahmanda Hakim, S.Psi., M.Psi., Psikolog selaku asisten dosen Fakultas Psikologi UIN Malang, sebagai pemateri utama. Melalui seminar “Mengenal Diri Sebelum Mendampingi”, beliau menekankan pentingnya kesadaran diri, regulasi emosi, serta kesehatan mental pendamping sebagai fondasi utama dalam proses pendampingan yang empatik dan efektif. Materi disampaikan secara komunikatif dan aplikatif, sehingga mudah dipahami serta relevan dengan realitas pendampingan di lingkungan pesantren.



Tidak hanya sebatas penyampaian materi, program PsychoCare juga dilengkapi dengan sesi diskusi reflektif dan pendampingan psikologis. Pada sesi ini, para pendamping diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman, tantangan emosional, serta dinamika psikologis yang sering dihadapi dalam mendampingi santri. Pendekatan yang digunakan bersifat empatik dan tidak menghakimi, sehingga peserta merasa nyaman untuk membuka diri dan melakukan refleksi pribadi.



Program PsychoCare merupakan salah satu program kerja unggulan KKM Aksara 255 yang lahir dari hasil observasi dan dialog awal dengan pihak pesantren. Abah Hj. Lukman selaku mudir Pondok Pesantren Tebuireng, menyampaikan bahwa pendamping memiliki peran strategis dalam menjaga iklim psikologis pesantren. “Pendamping yang sehat secara mental akan mampu mendampingi santri dengan lebih sabar, empatik, dan bijaksana. Oleh karena itu, kegiatan seperti PsychoCare ini sangat penting dan relevan,” ungkapnya.



Respon positif juga disampaikan oleh para pendamping pesantren yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Antusiasme terlihat dari keaktifan peserta dalam sesi diskusi, refleksi diri, serta keterbukaan dalam menyampaikan pengalaman pendampingan. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan penguatan kesehatan mental bagi pendamping pesantren semakin mendesak dan perlu mendapat perhatian berkelanjutan.



Sementara itu, pihak pesantren Tebuireng Putri juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ustadzah Dian menyampaikan bahwa PsychoCare menjadi langkah strategis dalam mendukung terciptanya lingkungan pesantren yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga sehat secara psikologis. Pendamping yang mampu mengenali dirinya sendiri diharapkan dapat membangun hubungan pendampingan yang lebih hangat, manusiawi, dan penuh empati.



Melalui program PsychoCare ini, KKM Aksara 255 berharap para pendamping Pondok Pesantren Tebuireng memiliki kesadaran yang lebih tinggi akan pentingnya menjaga kesehatan mental pribadi. Selain itu, diharapkan para pendamping mampu mengembangkan empati, komunikasi yang sehat, serta ketahanan psikologis dalam menjalankan peran pendampingan santri secara berkelanjutan.



Jombang, 6 Februari 2026



Ditulis oleh: KKM Unggulan Fakultas Psikologi UIN Malang



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 








































































































3 months ago

KKM Unggulan Fakultas Psikologi UIN Malang Gelar PsychoCare untuk Pendamping Pesantren Tebuireng Jombang, Tekankan Pentingnya Mengenal Diri Sebelum Mendampingi

Header Image
MUHAMMAD NURIL HUDA

230401110038 • KKM Unggulan Fakultatif • G.255

JOMBANG — Penguatan kesehatan mental di lingkungan pesantren tidak hanya diperlukan bagi santri, tetapi juga bagi para pendamping yang berperan langsung dalam proses pembinaan keseharian. Menyadari hal tersebut, Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Unggulan Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Malang Aksara 255 menyelenggarakan program unggulan PsychoCare: Pendamping Sehat, Pesantren Kuat yang dirangkaikan dengan seminar bertema “Mengenal Diri Sebelum Mendampingi”, sebagai bentuk penguatan kapasitas psikologis bagi pendamping Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jumat (30/1/2026).



Kegiatan yang dilaksanakan pada pukul 19.30 WIB ini berlangsung dengan penuh antusias dan suasana reflektif di lingkungan Pondok Pesantren Tebuireng. Program PsychoCare dirancang sebagai ruang aman dan suportif bagi para pendamping untuk memahami kondisi psikologis diri, mengenali emosi pribadi, serta membangun kesiapan mental sebelum menjalankan peran pendampingan santri.



Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menghadirkan Ibu Bilqis Rahmanda Hakim, S.Psi., M.Psi., Psikolog selaku asisten dosen Fakultas Psikologi UIN Malang, sebagai pemateri utama. Melalui seminar “Mengenal Diri Sebelum Mendampingi”, beliau menekankan pentingnya kesadaran diri, regulasi emosi, serta kesehatan mental pendamping sebagai fondasi utama dalam proses pendampingan yang empatik dan efektif. Materi disampaikan secara komunikatif dan aplikatif, sehingga mudah dipahami serta relevan dengan realitas pendampingan di lingkungan pesantren.



Tidak hanya sebatas penyampaian materi, program PsychoCare juga dilengkapi dengan sesi diskusi reflektif dan pendampingan psikologis. Pada sesi ini, para pendamping diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman, tantangan emosional, serta dinamika psikologis yang sering dihadapi dalam mendampingi santri. Pendekatan yang digunakan bersifat empatik dan non-judgmental, sehingga peserta merasa nyaman untuk membuka diri dan melakukan refleksi personal.



Program PsychoCare merupakan salah satu program kerja unggulan KKM Aksara 255 yang lahir dari hasil observasi dan dialog awal dengan pihak pesantren. Abah Hj. Lukman selaku mudir Pondok Pesantren Tebuireng, menyampaikan bahwa pendamping memiliki peran strategis dalam menjaga iklim psikologis pesantren. “Pendamping yang sehat secara mental akan mampu mendampingi santri dengan lebih sabar, empatik, dan bijaksana. Oleh karena itu, kegiatan seperti PsychoCare ini sangat penting dan relevan,” ungkapnya.



Respon positif juga ditunjukkan oleh para pendamping pesantren yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Antusiasme terlihat dari keaktifan peserta dalam sesi diskusi, refleksi diri, serta keterbukaan dalam menyampaikan pengalaman pendampingan. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan penguatan kesehatan mental bagi pendamping pesantren semakin mendesak dan perlu mendapat perhatian berkelanjutan.



Sementara itu, pihak pesantren Tebuireng Putri turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ustadzah Dian menyampaikan bahwa PsychoCare menjadi langkah strategis dalam mendukung terciptanya lingkungan pesantren yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga sehat secara psikologis. Pendamping yang mampu mengenali diri sendiri diharapkan dapat membangun relasi pendampingan yang lebih hangat, manusiawi, dan penuh empati.



Melalui program PsychoCare ini, KKM Aksara 255 berharap para pendamping Pondok Pesantren Tebuireng memiliki kesadaran yang lebih tinggi akan pentingnya menjaga kesehatan mental pribadi. Selain itu, diharapkan para pendamping mampu mengembangkan empati, komunikasi yang sehat, serta ketahanan psikologis dalam menjalankan peran pendampingan santri secara berkelanjutan.



Jombang, 6 Februari 2026