4 months ago

Kolaborasi Awal Tahun: Mahasiswa KKM 119 Turut Sukseskan Posyandu Desa Tanggung

Header Image
AFRINA ALIVIA INATSA

230401110168 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.119

Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang — Sabtu (3/1/2026), mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Reguler UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 119 turut serta membantu pelaksanaan kegiatan Posyandu di Desa Tanggung. Kegiatan ini menjadi posyandu perdana yang dilaksanakan pada awal tahun 2026 dan merupakan bagian dari layanan kesehatan rutin bagi masyarakat desa.



Posyandu di Desa Tanggung merupakan kegiatan berkala yang diselenggarakan setiap bulan, tepatnya pada minggu pertama, dengan sistem pelaksanaan bergilir di setiap wilayah atau tulip yang telah dibagi berdasarkan kedekatan lokasi antar-RW. Sistem ini bertujuan untuk mempermudah akses layanan kesehatan bagi seluruh warga, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan secara berkelanjutan.



Dalam pelaksanaannya, Posyandu melayani berbagai kelompok usia, mulai dari bayi, balita, remaja, dewasa, hingga lanjut usia (lansia). Beragam layanan kesehatan diberikan, di antaranya penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, lingkar lengan atas (LILA), lingkar perut, pemeriksaan tekanan darah, serta pengecekan kadar gula darah. Layanan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat sekaligus sebagai langkah pencegahan dini terhadap berbagai risiko penyakit.



Kegiatan Posyandu tersebut dihadiri oleh para kader Posyandu Desa Tanggung, bidan desa, serta tenaga medis berupa dokter yang turut memberikan pelayanan dan pendampingan kesehatan. Selain pemeriksaan rutin, Posyandu juga menyediakan penanganan awal bagi warga yang membutuhkan. Lansia dengan kadar gula darah tinggi mendapatkan obat sesuai anjuran tenaga medis, sementara balita yang telah memasuki jadwal imunisasi memperoleh layanan imunisasi sesuai ketentuan.



Sebagai bentuk perhatian terhadap gizi masyarakat, kegiatan Posyandu juga dilengkapi dengan pembagian sayuran serta makanan bergizi kepada warga yang telah melakukan pemeriksaan kesehatan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya asupan gizi seimbang sebagai penunjang kesehatan keluarga.



Mahasiswa KKM 119 menunjukkan antusiasme tinggi dalam membantu kelancaran kegiatan Posyandu. Mereka terlibat langsung dalam berbagai tahapan kegiatan, mulai dari membantu proses penimbangan dan pengukuran, melakukan pendataan warga yang telah dan belum mengikuti pemeriksaan, hingga membantu mengatur alur pelayanan agar kegiatan berjalan tertib dan efisien.



Kehadiran mahasiswa KKM tersebut mendapat apresiasi dari para kader Posyandu. Para kader mengaku sangat terbantu dengan dukungan tenaga tambahan dari mahasiswa, terutama dalam mempercepat proses pelayanan dan pendataan warga. Kolaborasi ini dinilai sebagai wujud nyata sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan di tingkat desa.



Melalui keterlibatan dalam kegiatan Posyandu, mahasiswa KKM 119 tidak hanya menjalankan program pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam memahami dinamika pelayanan kesehatan masyarakat. Diharapkan, kerja sama yang terjalin antara mahasiswa, kader Posyandu, dan warga Desa Tanggung ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.



 


4 months ago

Kolaborasi Awal Tahun: Mahasiswa KKM 119 Turut Sukseskan Posyandu Desa Tanggung

Header Image
FAZA TSANIYA HURIN

230401110161 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.119

Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang — Sabtu (3/1/2026), mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Reguler UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 119 turut serta membantu pelaksanaan kegiatan Posyandu di Desa Tanggung. Kegiatan ini menjadi posyandu perdana yang dilaksanakan pada awal tahun 2026 dan merupakan bagian dari layanan kesehatan rutin bagi masyarakat desa.



Posyandu di Desa Tanggung merupakan kegiatan berkala yang diselenggarakan setiap bulan, tepatnya pada minggu pertama, dengan sistem pelaksanaan bergilir di setiap wilayah atau tulip yang telah dibagi berdasarkan kedekatan lokasi antar-RW. Sistem ini bertujuan untuk mempermudah akses layanan kesehatan bagi seluruh warga, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan secara berkelanjutan.



Dalam pelaksanaannya, Posyandu melayani berbagai kelompok usia, mulai dari bayi, balita, remaja, dewasa, hingga lanjut usia (lansia). Beragam layanan kesehatan diberikan, di antaranya penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, lingkar lengan atas (LILA), lingkar perut, pemeriksaan tekanan darah, serta pengecekan kadar gula darah. Layanan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat sekaligus sebagai langkah pencegahan dini terhadap berbagai risiko penyakit.



Kegiatan Posyandu tersebut dihadiri oleh para kader Posyandu Desa Tanggung, bidan desa, serta tenaga medis berupa dokter yang turut memberikan pelayanan dan pendampingan kesehatan. Selain pemeriksaan rutin, Posyandu juga menyediakan penanganan awal bagi warga yang membutuhkan. Lansia dengan kadar gula darah tinggi mendapatkan obat sesuai anjuran tenaga medis, sementara balita yang telah memasuki jadwal imunisasi memperoleh layanan imunisasi sesuai ketentuan.



Sebagai bentuk perhatian terhadap gizi masyarakat, kegiatan Posyandu juga dilengkapi dengan pembagian sayuran serta makanan bergizi kepada warga yang telah melakukan pemeriksaan kesehatan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya asupan gizi seimbang sebagai penunjang kesehatan keluarga.



Mahasiswa KKM 119 menunjukkan antusiasme tinggi dalam membantu kelancaran kegiatan Posyandu. Mereka terlibat langsung dalam berbagai tahapan kegiatan, mulai dari membantu proses penimbangan dan pengukuran, melakukan pendataan warga yang telah dan belum mengikuti pemeriksaan, hingga membantu mengatur alur pelayanan agar kegiatan berjalan tertib dan efisien.



Kehadiran mahasiswa KKM tersebut mendapat apresiasi dari para kader Posyandu. Para kader mengaku sangat terbantu dengan dukungan tenaga tambahan dari mahasiswa, terutama dalam mempercepat proses pelayanan dan pendataan warga. Kolaborasi ini dinilai sebagai wujud nyata sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan di tingkat desa.



Melalui keterlibatan dalam kegiatan Posyandu, mahasiswa KKM 119 tidak hanya menjalankan program pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam memahami dinamika pelayanan kesehatan masyarakat. Diharapkan, kerja sama yang terjalin antara mahasiswa, kader Posyandu, dan warga Desa Tanggung ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.