3 months ago

Kuliah Kerja Mahasiswa UIN Maliki Malang: Belajar, Peduli, Ceria di SD Wahidiyah Kalipare

Header Image
TIARA DELIANA AKHMAD

230605110159 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.60

https://drive.google.com/file/d/1lbjsut0uFKIP18JK24EgdD4tPtTze4qf/view?usp=drivesdk



Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) adalah salah satu wujud konkret pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang menekankan keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan. Melalui program ini, mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) secara aktif berbagi ilmu dan pengalaman kepada warga sekitar, terutama di lingkungan sekolah. Salah satu agenda pengabdian yang diselenggarakan dalam semangat tersebut adalah kegiatan di SD Wahidiyah Kalipare. Pada kegiatan bertajuk “Belajar, Peduli, Ceria: Tiga Hari Bersama KKM di SD Wahidiyah Kalipare”, para mahasiswa KKM UIN Maliki Malang hadir untuk memberikan bimbingan belajar serta penyuluhan berharga kepada siswa-siswi sekolah dasar tersebut.



Selama rangkaian tiga hari kegiatan pengabdian, yang diadakan pada pertengahan Januari 2026, suasana di SD Wahidiyah Kalipare dipenuhi semangat kebersamaan. Ruang kelas yang sederhana menjadi pusat aktivitas belajar dan interaksi positif. Pemandangan menarik terlihat pada salah satu sesi acara (21/22 Januari 2026), ketika puluhan siswa mengenakan seragam Pramuka duduk rapi di atas karpet merah. Dekorasi di dinding kelas menampilkan tulisan “Maulid Nabi”, menambah nuansa religius sekaligus mendorong semangat keagamaan dalam pembelajaran. Di hadapan para siswa tersebut, seorang mahasiswa KKM bertindak sebagai pemateri, dengan penuh antusias membagikan materi dan pengalaman. Perhatian anak-anak terfokus pada sesi yang berlangsung, menggambarkan suasana kelas yang hangat dan penuh rasa ingin tahu.



Kegiatan di hari tersebut fokus pada dua hal utama: proses belajar bersama dan penyuluhan anti-bullying. Para siswa menggunakan metode pembelajaran interaktif untuk menciptakan suasana ceria dan peduli. Mereka mengajak siswa berdiskusi dan bermain peran untuk memahami pentingnya saling menghargai, tolong-menolong, serta menolak segala bentuk perundungan. Dalam sesi anti-bullying ini, siswa menjelaskan apa itu bullying dan bagaimana efek negatifnya, lalu mendorong siswa untuk selalu melaporkan atau mencegah jika melihat teman mengalami kesulitan. Melalui tanya jawab dan permainan edukatif, anak terdorong untuk aktif menyatakan pendapat dan saling mendukung. Hasilnya, terciptalah suasana kelas yang penuh kekeluargaan: siswa belajar bersama dengan gembira sambil menumbuhkan sikap peduli satu sama lain.



Lebih dari sekedar mengajar, kegiatan KKM di SD Wahidiyah Kalipare ini juga menanamkan nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan. Dekorasi bergambar “Maulid Nabi” mengingatkan bahwa pembelajaran ini dilatarbelakangi oleh semangat keislaman, yaitu mempelajari keteladanan Nabi Muhammad SAW tentang akhlak mulia. Para pelajar KKM pun menanamkan pesan moral bahwa menjadi ceria dalam belajar tidak terlepas dari tanggung jawab untuk saling melindungi. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menginspirasi siswa sebagai generasi penerus untuk menjunjung tinggi rasa peduli dan kebahagiaan dalam proses belajar. Selain manfaat bagi siswa, para pelajar pengabdi juga mendapatkan pengalaman berharga: mereka belajar berkomunikasi dengan anak-anak, mengelola dinamika kelas, serta menerapkan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.



 



Sebagai bagian dari rangkaian program pengabdian masyarakat, kegiatan KKM di SD Wahidiyah Kalipare menunjukkan sinergi positif antara universitas dan sekolah. Kegiatan ini tidak hanya memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan bagi siswa, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar lembaga pendidikan. Nuansa belajar, peduli, dan ceria yang terasa sepanjang acara menggambarkan tujuan utama KKM: menebar manfaat dan kebahagiaan melalui pendidikan. Dengan berakhirnya rangkaian tiga hari tersebut, para siswa dan siswa pulang membawa pengalaman baru yang menginspirasi – yaitu pentingnya belajar sambil berbagi, menjaga kebersamaan, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta penuh keceriaan.