Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) tidak hanya menjadi sarana pengabdian dalam bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menanamkan nilai-nilai spiritual bersama warga. Hal inilah yang diwujudkan oleh Mahasiswa KKM Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 38 melalui kegiatan Sholat Subuh Berjama’ah dan One Day One Juz yang dilaksanakan secara rutin di Musholla Baitul Muttaqin, Dusun Robyong.
Kegiatan ini dimulai sejak pukul 03.45 WIB dengan melaksanakan Sholat Subuh berjama’ah bersama warga setempat, kemudian dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an. Kehadiran mahasiswa KKM dalam kegiatan ibadah Subuh tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan pribadi, tetapi juga sebagai bentuk ikhtiar membangun kebersamaan dan memperkuat ikatan spiritual antara mahasiswa dan masyarakat.
Melalui kegiatan sederhana namun konsisten ini, mahasiswa KKM berupaya menanamkan kebiasaan ibadah yang dilakukan secara berjama’ah, sekaligus menghidupkan suasana musholla di waktu Subuh. Tadarus Al-Qur’an yang dilakukan setelah sholat menjadi sarana refleksi dan pembiasaan membaca Al-Qur’an setiap hari, baik bagi mahasiswa maupun warga yang turut hadir.Bagi mahasiswa KKM, kegiatan ini menjadi langkah kecil yang penuh makna dalam proses pengabdian kepada masyarakat. Tidak hanya belajar berinteraksi secara sosial, mahasiswa juga belajar menyesuaikan diri dengan ritme kehidupan religius masyarakat Dusun Robyong.
Sementara itu, bagi warga, kehadiran mahasiswa di tengah-tengah kegiatan ibadah memberikan semangat baru serta menumbuhkan suasana kebersamaan yang hangat dan saling mendukung.
Kegiatan Sholat Subuh Berjama’ah dan One Day One Juz ini direncanakan untuk terus dilaksanakan secara berkelanjutan selama masa KKM. Mahasiswa berharap, meskipun sederhana, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dalam memperkuat spirit keislaman, menumbuhkan kebiasaan ibadah rutin, serta meninggalkan nilai kebermanfaatan yang dapat terus dijaga oleh masyarakat setelah masa KKM berakhir.
Melalui langkah-langkah kecil seperti ini, Mahasiswa KKM UIN Malang berupaya menghadirkan pengabdian yang tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga terasa secara spiritual di tengah kehidupan masyarakat Dusun Robyong.