3 months ago
Langkah Pagi Menuju Tanah Suci: Pendampingan Calon Jamaah Haji Kota Batu, Junrejo Desa Beji dalam Menjaga Istitaah
BRILIANT SAYYED IBRAHIM
230703110015 • KKM Unggulan Fakultatif • G.203
Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi saya, terutama saat terlibat langsung dalam pendampingan calon jamaah haji di Kota Batu, tepatnya Kecamatan Junrejo, Desa Beji. Program ini berfokus pada upaya menjaga kondisi kesehatan dan kebugaran fisik para calon jamaah agar tetap memenuhi kriteria istitaah sebagai syarat utama sebelum keberangkatan haji tahun 2026. Salah satu intervensi sederhana namun bermakna yang kami lakukan adalah kegiatan jalan kaki rutin setiap pagi.
Setiap pagi, kami berkumpul dan berjalan bersama menyusuri jalan kampung Desa Beji dengan udara yang sejuk dan suasana yang tenang. Di bawah langit pagi yang cerah, para calon jamaah mulai dari usia dewasa hingga lansia melangkah perlahan namun penuh semangat. Kegiatan ini bukan sekadar olahraga, melainkan menjadi momen kebersamaan yang mempererat hubungan antara mahasiswa dan jamaah. Sambil berjalan, kami memberikan edukasi kesehatan mengenai pentingnya aktivitas fisik teratur, pengendalian tekanan darah, pengelolaan gula darah, serta menjaga pola makan dan stamina agar tubuh tetap prima selama menjalankan ibadah haji yang membutuhkan kekuatan fisik.
Hal yang paling berkesan bagi saya adalah semangat para calon jamaah. Meskipun sebagian sudah berusia lanjut, mereka tetap antusias mengikuti setiap sesi jalan pagi. Tidak jarang terdengar canda dan cerita pengalaman hidup yang membuat suasana terasa hangat dan penuh kekeluargaan. Dari langkah-langkah sederhana itu, saya melihat betapa besar niat dan harapan mereka untuk bisa berangkat ke Tanah Suci dalam kondisi sehat.
Melalui kegiatan pendampingan ini, saya menyadari bahwa persiapan haji tidak hanya tentang kelengkapan administrasi, tetapi juga kesiapan fisik dan mental. Jalan kaki pagi menjadi langkah kecil yang membawa dampak besar dalam meningkatkan kebugaran sekaligus kesadaran hidup sehat. Pengalaman KKM ini mengajarkan saya arti empati, komunikasi, dan peran penting tenaga kesehatan dalam mendukung masyarakat. Bagi saya, setiap langkah yang kami tempuh bersama bukan hanya latihan fisik, tetapi juga bagian dari ikhtiar mengantarkan calon jamaah haji Desa Beji menuju perjalanan ibadah yang lancar, aman, dan penuh keberkahan.