Sebuah langkah kecil tapi berarti dilakukan oleh empat mahasiswa dalam program pengabdian masyarakat di day care KBRA Syihabuddin, Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Berbekal semangat untuk mengabdi dan membantu mereka hadir tidak sekedar menjaga anak, namun juga memberikan perubahan melalui penambahan kegiatan membaca dan mengaji yang sebelumnya hal ini tidak tersedia karena belum adanya kurikulum khusus di day care tersebut.
Kegiatan pengabdian ini berlangsung selama satu bulan, mulai dari 20 Januari 2025 hingga 19 Februari 2025, dan menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa. Keempat mahasiswa terbagi menjadi dua kelompok dan bertugas secara bergantian setiap hari senin hingga kamis, khususnya di waktu sepulang dari kegiatan mengajar di KBRA Syihabuddin. Day care menjadi lokasi kegiatan merupakan bagian dari pelayanan di lingkungan sekolah KBRA Syihabuddin. Fasilitas ini bertujuan sebagai tempat penitipan anak usia dini, namun sebelumnya belum memiliki struktur kurikulum atau kegiatan pembelajaran yang terprogram dengan baik. Berangkat dari kondisi tersebut, para mahasiswa tidak hanya menjalankan peran sebagai penjaga anak melainkan turut menggerakkan kegiatan yang bermanfaat dan menyenangkan.
Kegiatan yang Dijalankan: Inisiatif Edukatif di Tengah Keterbatasan
Berikut beberapa kegiatan utama yang dilakukan mahasiswa:
1. Pendampingan Harian Anak
Setiap hari, mahasiswa secara aktif mendampingi anak-anak di day care dalam aktivitas harian seperti bermain edukatif (menyusun balok, mengenal warna, angka, dan bentuk), membantu kebutuhan dasar anak seperti mendampingi ketika makan dan merapikan mainan, mengawasi keamanan dan kenyamanan anak selama di daycare.
2. Inisiasi Kegiatan Membaca
Salah satu inovasi penting yang dibawa mahasiswa adalah pengembangan literasi, dengan kegiatan seperti Mengenalkan huruf dan kata menggunakan media buku, melatih anak mengucapkan kosakata baru. Kegiatan ini dibuat dengan menyenangkan agar anak-anak tetap merasa nyaman dalam suasana bermain sambil belajar.
3. Pembelajaran Keagamaan: Mengaji dan Murojaah
Selain literasi umum, mahasiswa juga menambahkan unsur keagamaan dalam kegiatan sehari-hari seperti mengenalkan huruf hijaiyah dan membaca buku ummi, murojaah surat-surat pendek secara perlahan.