Ibadah haji merupakan ibadah yang menuntut kesiapan spiritual sekaligus fisik. Bagi calon jamaah haji, khususnya kelompok usia lanjut, kondisi kesehatan menjadi salah satu faktor penentu kelancaran pelaksanaan ibadah. Menyadari hal tersebut, mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) berupa pendampingan kesehatan calon jamaah haji melalui kunjungan rumah, pemeriksaan kesehatan sederhana, dan edukasi kesehatan berbasis media.
Kegiatan diawali dengan kunjungan ke rumah calon jamaah haji di lingkungan masyarakat. Interaksi langsung di rumah memberikan ruang komunikasi yang lebih personal, sehingga memudahkan mahasiswa dalam menggali kondisi kesehatan serta kebiasaan sehari-hari jamaah. Pada kesempatan ini, mahasiswa juga melakukan pemeriksaan kesehatan dasar, meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar glukosa darah, dan asam urat menggunakan alat pemeriksaan sederhana.
Hasil pemeriksaan menjadi dasar pemberian edukasi kesehatan yang terarah. Fokus edukasi diarahkan pada pengendalian hipertensi dan asam urat, dua masalah kesehatan yang sering dijumpai pada calon jamaah haji usia lanjut dan berpotensi mengganggu pelaksanaan ibadah. Edukasi disampaikan menggunakan media poster dan leaflet yang berisi informasi sederhana mengenai pengertian penyakit, faktor risiko, tanda peringatan, serta langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pendekatan edukatif yang komunikatif, calon jamaah haji didorong untuk lebih memahami pentingnya menjaga tekanan darah, mengatur pola makan, mencukupi asupan cairan, serta melakukan aktivitas fisik ringan secara teratur. Keterlibatan anggota keluarga dalam kegiatan ini turut memperkuat upaya pembinaan kesehatan, mengingat peran keluarga sangat penting dalam mendukung kepatuhan pengobatan dan perubahan perilaku sehat.
Kegiatan pendampingan kesehatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mendukung pemenuhan istitha’ah kesehatan calon jamaah haji. Melalui edukasi dan pemeriksaan sederhana, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu kedokteran di tengah masyarakat, tetapi juga turut berperan dalam upaya promotif dan preventif demi terciptanya jamaah haji yang sehat, mandiri, dan siap menjalankan ibadah dengan aman serta khusyuk.