Singosari, 7 Maret 2025 — Upaya pencegahan stunting terus digencarkan oleh berbagai pihak, termasuk kalangan mahasiswa. Pada Jumat (7/3), sekelompok mahasiswa Asistensi Mengajar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sukses melaksanakan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) bertajuk "Cegah Stunting Sejak Dini" yang berlangsung di Posyandu Pagentan, bertempat di rumah Bu Rini, Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
Program ini menyasar dua kelompok usia rentan gizi, yakni balita dan lansia. Mahasiswa menyalurkan Makanan Pendamping ASI (MPASI) bergizi seimbang kepada balita yang hadir ke posyandu. MPASI ini dibuat secara mandiri dengan memperhatikan kandungan nutrisi penting untuk menunjang tumbuh kembang anak, seperti protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral.
Tak hanya itu, perhatian juga diberikan kepada para lansia dengan membagikan jelly sehat berbahan dasar serat wortel. Jelly ini diolah untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan para lansia, sekaligus menjadi camilan sehat yang mudah dikonsumsi.
“Program ini kami rancang sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung program nasional penurunan angka stunting. Melalui pendekatan langsung ke masyarakat, kami berharap edukasi dan bantuan gizi ini bisa memberikan dampak nyata,” ujar salah satu mahasiswa pelaksana.
Bu Rini, selaku tuan rumah dan kader posyandu, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian dan semangat para mahasiswa. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa. Ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya gizi sejak dini,” tuturnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat mampu menciptakan solusi kreatif dan berdampak langsung dalam menekan angka stunting di lingkungan lokal.
Nama Kelompok :
Silfi Hamidatus Sa'idah (220105110008)
Ayu Wulandari (220105110038)
Lisa Romadhani (220105110026)
Lu'lu'il maknun (220105110009)
Desy Rokhimatul Fitri (200105110057)
Dosen Pembimbing Lapangan : Ainur Rochmah, M.Pd