3 months ago

Mahasiswa UIN Malang resmi memulai program pengabdian masyarakat di Desa Jedong, Wagir, Malang Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Mahasiswa UIN Malang resmi memulai program pengabdian masyarakat di Desa Jedong, Wagir, Malang", Klik

Header Image
ANGGA ADITYA CAHYONO

230501110218 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.56

UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi membuka program pengabdian masyarakat di Balai Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang pada hari Rabu (24/12/25). Kegiatan ini menjadi awal pelaksanaan rangkaian program pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan di Desa Jedong.



Kegiatan pembukaan tersebut dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, di antaranya Kepala Desa Jedong, Kepala Dusun Jaten dan Sawun, serta dosen pembimbing lapangan dari kelompok pengabdian reguler dan unggulan.



Rangkaian acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Kepala Desa Jedong dan Tokoh masyarakat Hindu. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh dosen pembimbing lapangan kelompok unggulan serta perwakilan ketua kelompok pengabdian masyarakat.



 



Sebagai penanda dimulainya kegiatan pengabdian, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kepala Desa Jedong yang diserahkan kepada kedua ketua kelompok pengabdian masyarakat. Acara selanjutnya ditutup dengan pemaparan program kerja masing-masing kelompok oleh ketua kelompok reguler dan unggulan.



Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kelompok Pengabdian Reguler, Zidan Firdaus Tirta, menyampaikan kesiapan mahasiswa untuk mengabdi kepada masyarakat, khususnya di Dusun Jaten. Program pengabdian reguler mencakup pendampingan digitalisasi UMKM, penyuluhan dan bimbingan belajar bagi anak-anak, serta kegiatan senam rutin yang disinergikan dengan posyandu. Sementara itu, kelompok pengabdian unggulan menitikberatkan kegiatan pada upaya menjaga kerukunan antarumat beragama. Desa Jedong dipilih sebagai lokasi pengabdian karena dinilai memiliki potensi yang masih dapat dikembangkan. Kegiatan pembukaan berlangsung tertib dan lancar serta diakhiri dengan foto bersama antara mahasiswa dan perangkat desa.