Pada tanggal 03 mei 2025 mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tumbuhkan Kesadaran Parenting dengan mengadakan Seminar yang mengusung tema 'Anak Bahagia, Tumbuh Tanpa Luka', yang berlangsung dibalai adiwiyata maulida SD Plus Al Kautsar yang dihadiri oleh wali murid kelas 1 dan kelas 5 SD Plus Al Kautsar. Dengan semangat dan antusiasme para wali murid, guru dan mahasiswa uin malang, maka menghadirkan pembicara yang sangat luar biasa dan inspiratif, ibu novia Solichah M.Psi psikolog,
Seminar ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada para orang tua, Khususnya untuk pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, penuh kasih sayang, dan minim luka emosional bagi anak-anak. Anak yang bahagia bukan berarti anak yang selalu dimanja, tetapi anak yang tumbuh dalam pengasuhan yang penuh empati, tegas, pengertian, dan batasan yang sehat.
Ibu novia solichah menekankan bahwa pola asuh yang tepat berdampak pada kesuksesan pertumbuhan anak, sehingga butuh adanya komunikasi terbuka antara orang tua dengan anak, dan agar anak menjadikan orang tua sebagai tempat ternyaman dan tempat teraman ketika mendapatkan hal yang tak diduga diluar lingkungan rumah, "ujar bu novia".
Penelitian Data Global menyatakan bahwa menurut laporan UNESCO (2019), sekitar 1 dari 3 siswa di dunia mengalami bullying dalam bentuk apa pun (fisik, verbal, sosial, atau digital). Anak usia 6--12 tahun termasuk kelompok yang paling rentan, terutama karena mereka masih belajar membangun keterampilan sosial dan emosional. Upaya untuk pencegahan bullying ini, maka terlebih dahulu melalui pola asuh orang tua, sehingga tercipta anak yang tumbuh dengan penuh kasih sayang.Dalam sesi yang berlangsung dengan sangat hangat dan interaktif, ibu Novia solichah mengajak para peserta seminar parenting untuk merenungkan kembali gaya pengasuhan yang tepat; memahami kebutuhan emosi anak, menumbuhkan komunikasi yang sehat, dan mengelola luka pengasuhan orang tua.
Dengan terselenggaranya seminar "Anak Bahagia, Tumbuh Tanpa Luka" diharapkan akan muncul kesadaran yang lebih luas di kalangan orang tua dan calon orang tua tentang pentingnya pola asuh yang sehat, penuh cinta, dan bebas dari kekerasan, baik fisik maupun emosional. Seminar ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa UIN Malang dalam menjawab persoalan sosial yang relevan dengan kehidupan keluarga dan pendidikan anak, sekaligus menunjukkan peran aktif mahasiswa dalam membangun masyarakat yang lebih peduli terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan anak.