8 months ago

Majlis Ta’lim wal Maulid Dusun Wates sebagai Sarana Menjalin Ukhuwah Islamiyah Masyarakat dan Mahasiswa KKM Kelompok 38 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun 2025/2026

Header Image
MUHAMMAD MISBAHUL ULUM

230202110139 • KKM Reguler Semester Ganjil • G.38

Rabu, 24 Desember 2025 menjadi salah satu momentum penting bagi mahasiswa KKM Kelompok 38 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Pada hari tersebut, mahasiswa KKM berkesempatan untuk turut serta dalam kegiatan Majlis Ta’lim wal Maulid yang diselenggarakan di Masjid Sabilal Muhtadin, Dusun Wates, Desa Wonomulyo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Malang. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana awal bagi mahasiswa KKM untuk membangun kedekatan, mengenal nilai-nilai religius masyarakat, serta berbaur secara langsung dengan warga setempat.

Sejak pukul 18.30 WIB, suasana Masjid Sabilal Muhtadin tampak lebih hidup dan semarak dari biasanya. Warga Dusun Wates mulai berdatangan secara bertahap untuk mengikuti kegiatan Majlis Ta’lim wal Maulid yang telah menjadi agenda keagamaan rutin dan dinantikan oleh masyarakat. Jamaah yang hadir berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, ibu-ibu, hingga bapak-bapak. Tingginya partisipasi masyarakat mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan kepedulian warga terhadap kegiatan keagamaan yang telah mengakar dalam kehidupan sosial masyarakat Dusun Wates.

Kegiatan Majlis Ta’lim wal Maulid ini memiliki peran penting sebagai sarana pembinaan spiritual sekaligus media mempererat ukhuwah islamiyah antarwarga. Rangkaian acara diawali dengan lantunan sholawat bernuansa musik kontemporer yang menggema di dalam masjid. Iringan sholawat yang dilantunkan secara bersama-sama menghadirkan suasana religius yang khidmat dan menenangkan, serta mampu membangkitkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Nuansa kebersamaan begitu terasa, ketika seluruh jamaah larut dalam lantunan sholawat dengan penuh kekhusyukan.

Setelah pembacaan sholawat, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah keagamaan yang disampaikan oleh penceramah setempat. Ceramah tersebut mengangkat tema-tema keislaman yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, seperti pentingnya menjaga akhlak, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan rasa saling menghormati dan peduli antar sesama. Penyampaian materi yang komunikatif dan mudah dipahami membuat jamaah tampak antusias dalam menyimak ceramah hingga kegiatan berakhir. Melalui ceramah ini, jamaah tidak hanya memperoleh tambahan ilmu agama, tetapi juga motivasi untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKM Kelompok 38 turut berpartisipasi secara aktif bersama masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKM tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut mendukung dan memeriahkan kegiatan keagamaan yang telah berjalan. Partisipasi ini menjadi wujud nyata pendekatan sosial dan keagamaan, di mana mahasiswa berupaya membaur, menghormati tradisi lokal, serta belajar langsung dari kehidupan religius masyarakat Dusun Wates.

Kehadiran mahasiswa KKM disambut dengan penuh kehangatan oleh masyarakat dan pengurus masjid. Suasana yang terbangun selama kegiatan berlangsung terasa akrab dan penuh kekeluargaan. Melalui interaksi yang terjalin, mahasiswa KKM dapat lebih memahami karakter masyarakat, nilai-nilai kebersamaan, serta peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial di Dusun Wates. Kegiatan ini juga menjadi sarana efektif untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap mahasiswa KKM selama masa pengabdian berlangsung.

Lebih dari sekadar kegiatan keagamaan, Majlis Ta’lim wal Maulid ini menjadi media yang efektif dalam memperkuat hubungan emosional dan kerja sama antara mahasiswa KKM dan masyarakat. Interaksi positif yang terbangun diharapkan mampu menjadi fondasi yang kuat dalam mendukung pelaksanaan berbagai program KKM selanjutnya, baik di bidang sosial, pendidikan, maupun keagamaan.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, hubungan antara mahasiswa KKM Kelompok 38 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan masyarakat Dusun Wates semakin erat. Ke depannya, mahasiswa KKM berkomitmen untuk terus berpartisipasi aktif serta mendukung berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan selama masa pengabdian di Desa Wonomulyo, sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat.





Kegiatan Majlis Ta’lim wal Maulid ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui program KKM, mahasiswa diharapkan tidak hanya hadir sebagai pelaksana program, tetapi juga mampu berbaur, belajar, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan, serta meninggalkan kesan positif bagi masyarakat Dusun Wates.