MALANG, 2 FEBRUARI 2026 – Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 20 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah sampai di penghujung. Masjid Al-Basyirah di Kedungkandang ramai oleh suara tawa dan tak jarang decak haru. Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB itu dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), seluruh mahasiswa KKM, pengurus takmir masjid, pengurus Gerakan Anak Muda Masjid (GAMAS), serta warga sekitar.
Dalam sambutannya, Ketua Takmir Masjid Al-Basyirah, Abdul Munthalib, menyampaikan terima kasih dan rasa haru atas kehadiran mahasiswa KKM karena dalam 44 hari waktu pelaksanaan program, kehadiran para mahasiswa terasa begitu berarti. Waktunya terasa singkat karena kedekatan yang terjalin begitu erat antara masjid, masyarakat, dan para peserta KKM.
Sambutan juga disampaikan oleh perwakilan divisi peribadatan masjid, Dosen Pendamping Lapangan, serta Ketua KKM Kelompok 20, Luminara. Ketua KKM mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat selama program berlangsung dan pengalaman juga kenangan yang tidak akan pernah terlupakan.
Momen paling mengharukan terjadi saat pemutaran after movie dokumentasi perjalanan KKM, dari hari kedatangan hingga aktivitas harian. Banyak peserta dan hadirin yang terbawa haru, mengenang setiap momen kebersamaan.
Usai pemutaran video, dilakukan penyerahan cenderamata dari kelompok KKM kepada pihak masjid, dilanjutkan dengan pembacaan doa yang khidmat.
Acara yang berakhir pukul 20.35 WIB ini ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Tak lupa, tumpeng dipotong sebagai bentuk syukur dan doa untuk penutupan program ini. Suasana haru semakin terasa ketika sejumlah ibu-ibu warga tak dapat menahan air mata, sedih harus berpisah dengan para mahasiswa yang telah dianggap seperti keluarga sendiri.
Malam Penutupan KKM itu bukan sekadar acara seremonial, melainkan bukti nyata bahwa silaturahmi dan dedikasi mampu meninggalkan kesan mendalam, baik di hati mahasiswa maupun warga masyarakat Bumiayu, Kedungkandang.