1 year ago

Megengan dan Pengajian: Merajut Tradisi, Menebar Moderasi

Header Image
NADIA NUR AINI

220103110027 • KKM MBKM & Pengabdian Lain • G.338

Minggu, 23 Februari 2025, menjadi hari yang istimewa bagi warga RW.02 Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Sejak pagi buta, semangat kebersamaan dan gotong royong telah terasa di udara. Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kelompok KKM Amartya Deepa, bersama dengan warga setempat, bahu-membahu mempersiapkan acara megengan dan pengajian yang akan digelar.Persiapan dimulai sejak pukul 05.30. Seluruh panitia, yang terdiri dari mahasiswa dan warga, bekerja keras menata lokasi acara, menyiapkan perlengkapan, dan memastikan segala sesuatunya berjalan lancar. Dua jam berlalu, sekitar pukul 07.30, suasana semakin ramai dengan kesibukan mempersiapkan hidangan megengan. Warga membawa berbagai macam makanan tradisional untuk dinikmati bersama, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.



Tepat pukul 07.45, acara megengan dimulai. Sdr Akbar dan Sdr Daffa tampil sebagai pembawa acara, membuka acara dengan penuh semangat dan keceriaan. Setelah pembukaan, Bapak Tatok memberikan sambutan mewakili paguyuban, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya acara ini dan menekankan pentingnya menjaga tradisi megengan sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal. Acara dilanjutkan dengan pembacaan surah Yasin yang dipimpin oleh Tajuddin, diikuti dengan pembacaan tahlil oleh Bapak Qodir. Kekhusyukan dan keheningan menyelimuti seluruh hadirin saat doa-doa dipanjatkan. Ustadz Ali Akbar (Mudin) kemudian memimpin doa penutup pada pukul 08.25, mengakhiri sesi megengan dengan penuh khidmat.



Selesai sesi megengan, warga beristirahat sejenak sambil menikmati hidangan yang telah disajikan. Jamaah terbang jidor juga bersiap untuk menampilkan kesenian mereka dalam acara pengajian yang akan segera dimulai.



Tepat pukul 08.50, acara pengajian dibuka oleh Amir dan Marsha sebagai pembawa acara. Dengan penuh semangat, mereka menyambut kedatangan para jamaah dan tamu undangan. Najwa membuka pengajian dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an yang merdu, menciptakan suasana yang tenang dan khusyuk. Acara dilanjutkan dengan pengukuhan Karang Taruna oleh Tajuddin dan Sdr Sukrisno pada pukul 09.10. Pengukuhan ini diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi generasi muda untuk berkontribusi positif bagi masyarakat.



Bapak Ashari, S.Pd, selaku Ketua RW 02, memberikan sambutan, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKM karena telah banyak membantu dalam mempersiapkan acara ini. Beliau juga berharap agar kegiatan seperti ini dapat mempererat tali silaturahmi antar warga. Setelah sambutan, jamaah terbang jidor menampilkan kesenian mereka yang khas, menghibur para hadirin dan memperkenalkan seni budaya Islam kepada generasi muda.



Acara semakin meriah dengan sambutan dari Kepala Kelurahan Mulyorejo, Bapak Siswanto Heru Suparnadi, S.Sos, M.M. Beliau memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan positif seperti ini dan berharap agar dapat menjadi contoh bagi wilayah lain.



Puncak acara pengajian adalah mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh KH Anas Fauzi, M.A, pada pukul 10.00. Dengan gaya ceramahnya yang khas, menghibur, dan dekat dengan jamaah, KH Anas Fauzi membawakan tema "Bulan Ramadhan saatnya bersihkan diri dekatkan hati". Beliau mengajak para hadirin untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan. Para jamaah tampak antusias mendengarkan setiap nasihat yang disampaikan.



Acara megengan dan pengajian ini tidak hanya menjadi sarana untuk menyambut bulan Ramadhan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat nilai-nilai keagamaan, dan melestarikan tradisi lokal. Sinergi positif antara mahasiswa KKM dan masyarakat RW.02 Mulyorejo menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi yang baik dapat menghasilkan kegiatan yang bermanfaat dan bermakna.