Pandansari, 2 Januari 2026
Mengawali tahun baru dengan kegiatan bermanfaat, saya bersama Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 35 Pandareka UIN Maulana Malik Ibrahim mengadakan pelatihan public speaking bagi pelajar Desa Pandansari. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 2 Januari ini kami tujukan kepada para pelajar setempat sebagai upaya meningkatkan kemampuan komunikasi sekaligus daya kritis mereka.
Inisiatif Kelompok KKM 35 Pandareka UIN Malang dalam menggelar pelatihan public speaking di Desa Pandansari menurut saya merupakan sebuah langkah cerdas dalam mendobrak stigma bahwa belajar bicara di depan umum itu membosankan. Alih-alih menggunakan metode ceramah konvensional, penerapan Focus Group Discussion (FGD) dan bedah studi kasus menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi yang baik sebenarnya berakar dari ketajaman nalar dan berpikir kritis. Saya melihat penggunaan kertas plano sebagai media diskusi kelompok kecil bukan sekadar alat bantu visual, melainkan strategi jitu untuk menciptakan "ruang aman" bagi pelajar setempat agar berani berpendapat tanpa merasa terintimidasi. Hal ini sangat krusial, karena para peserta tidak hanya diajarkan tentang teknis berbicara, tetapi juga dipaksa untuk membedah masalah organisasi dan berdiskusi di kelas secara sistematis sehingga pendapat yang dihasilkan memiliki isi dan solusi yang kuat. Dengan adanya sesi presentasi yang penuh antusiasme dan pemberian apresiasi bagi seluruh peserta, kegiatan ini bagi saya adalah investasi nyata dalam membangun rasa percaya diri pelajar agar tidak hanya piawai merangkai kata, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tekanan serta tantangan organisasi di masa depan.
Dari proses diskusi hingga sesi presentasi, terlihat bagaimana para pelajar mulai berani menyuarakan pendapat dan percaya pada kemampuan diri mereka sendiri. pengalaman ini menjadi bukti nyata bahwa ruang belajar yang aman dan nyaman mampu menumbuhkan rasa keberanian, penalaran kritis, serta rasa percaya diri yang tinggi. Harapannya, nilai-nilai yang tumbuh melalui kegiatan pelatihan public speaking ini dapat terus melekat dan menjadi bekal berharga bagi pelajar Desa Pandansari dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.